Aceh Barat | TubinNews.com — Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kembali mematangkan rencana kerja sama dengan PT Digital Gasing Edukasi terkait penerapan program pandai berhitung dengan metode Gasing. Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Bupati Aceh Barat yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Dr. Ir. Kurdi, dan berlangsung di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat, Rabu (21/1/2026).
Rakor ini menjadi bagian dari rangkaian pembahasan perjanjian kerja sama antara Pemkab Aceh Barat dan PT Digital Gasing Edukasi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di daerah. Sejumlah unsur terkait di lingkungan pemerintah daerah turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Kurdi menjelaskan, rapat kali ini merupakan pertemuan kelima yang digelar Pemkab Aceh Barat bersama PT Digital Gasing Edukasi guna membahas penerapan metode pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan bagi siswa.
“Metode belajar matematika secara gembira ini digagas oleh Profesor Yohanes dan program ini juga kemarin disinggung oleh Ketua Satgas Bencana pak Mendagri untuk membantu anak – anak Aceh belajar matematika dengan gembira,” kata Kurdi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Digital Gasing Edukasi pada 26 Januari mendatang. Kerja sama ini akan menjadi dasar penerapan metode belajar matematika gembira bagi anak-anak di Aceh Barat.
“Semoga pihak dari PT Gasing nanti dapat membantu mengajar siswa kita, ada pemantapan nanti sebanyak 32 orang guru SD maupun SMP dengan jumlah murid 64 orang. Hari ini di bawah Kabag Pemerintahan dan Kabag Hukum kita mempertajam perjanjian kerjasama juga draft MoU,” katanya.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Kurdi menyebutkan bahwa program edukasi metode pembelajaran matematika secara gembira tersebut akan mulai dilaksanakan di Meulaboh pada 6 April hingga 22 April 2026.
“Kita berharap mutu pendidikan kita semakin meningkat, karena program MoU Gasing ini selama dua tahun dan bisa berkelanjutan, yang awalnya guru mungkin metode belajarnya masih kurang dengan adanya tim dari Gasing ini bisa dipoles sehingga bisa meningkatkan cara dan teknik belajarnya,” ujar Kurdi.
Dengan penerapan metode tersebut, Pemkab Aceh Barat berharap minat belajar matematika siswa dapat tumbuh sejak dini. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga tingkat internasional.















