Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Politik

Masyarakat Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Riska Amelia by Riska Amelia
13 Januari 2026
Penolakan masyarakat terhadap wacana Pilkada dipilih DPRD

Foto: Ilustrasi

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Banda Aceh | TubinNews.com – Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  mendapat penolakan dari berbagai kalangan di masyarakat. Sejumlah warga menilai gagasan tersebut berpotensi melemahkan demokrasi karena menghilangkan hak pilih langsung rakyat dan membuka ruang sentralisasi kekuasaan di lembaga legislatif.

Salah satu penolakan datang dari Purnama Derbyansyah, warga Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Ia menilai Pilkada yang dipilih DPRD bertentangan dengan prinsip negara demokrasi.

BeritaTerkait

1001148101_11zon-120x86 Masyarakat Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Anggota DPRA Fuadri Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat Simeulue Melalui Reses Tahap II

4 Juni 2026
WhatsApp-Image-2026-05-25-at-15.27.30-120x86 Masyarakat Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Darys Waldani Resmi Dilantik Sebagai Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh

25 Mei 2026
WhatsApp-Image-2026-04-14-at-00.04.14-120x86 Masyarakat Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

Bursa Ketua DPRA: Abu Salam Sebut Pon Yahya, Hendri Muliana, dan Tgk Agam Penuhi Kriteria

14 April 2026

“Kalau Pilkada dipilih DPRD, untuk apa Indonesia disebut negara demokrasi? Ini justru melemahkan demokrasi, saya pribadi tidak setuju akan hal itu” ungkap Purnama kepada TubinNews, Jumat (9/1/2026).

Menurut Purnama, mekanisme tersebut berpotensi meningkatkan praktik korupsi dan politik uang, menurunkan transparansi serta akuntabilitas pemerintahan daerah, serta membuat kepala daerah lebih loyal kepada DPRD dibandingkan kepada masyarakat.

Pandangan serupa disampaikan Izzuddin, warga Desa Peurada, Kota Banda Aceh. Ia menilai wacana tersebut berisiko memusatkan kekuasaan di parlemen dan mencederai prinsip trias politica, khususnya keseimbangan kekuasaan serta mekanisme check and balance.

“Kekuasaan akan tersentralisasi di parlemen. Dalam jangka panjang, ini bisa menekan otoritas presiden dan melemahkan sistem demokrasi konstitusional,” ujarnya.

Keduanya juga mengkritik alasan efisiensi anggaran yang dijadikan dasar penghapusan Pilkada langsung. Menurut mereka, penghematan tidak seharusnya mengorbankan hak politik rakyat.

“Kalau hanya demi menghemat anggaran, masih banyak yang bisa dipangkas seperti tunjangan pejabat. Pilkada jangan dihilangkan,” pungkas Izzuddin.

Baca Juga :  Kampanye Pilkades di Kabupaten Simeulue: Suhu Politik Meningkat, Etika Tetap Terjaga

Ia menambahkan, opsi digitalisasi Pilkada dapat dipertimbangkan sebagai alternatif efisiensi, namun harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan diawasi publik secara ketat agar tidak menimbulkan celah korupsi baru.

Penolakan publik tersebut mencuat seiring kembali bergulirnya wacana Pilkada tidak langsung yang disampaikan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia dan mendapat tanggapan dari Presiden Prabowo Subianto, dengan alasan efisiensi anggaran serta penyederhanaan sistem politik nasional.

Dilansir dari video YouTube DPP Partai Golkar Official, Selasa (13/1/2026) Bahlil menyebut wacana Pilkada dipilih DPRD telah lama dibahas di internal Partai Golkar sebelum disampaikan secara terbuka. Pernyataan itu disampaikan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan HUT ke-61 Partai Golkar pada 6 Desember 2025.

“Satu tahun lalu kami menyampaikan kalau bisa Pilkada dipilih lewat DPR saja. Banyak pro dan kontra, tapi setelah kita mengkaji, alangkah lebih baiknya memang kita lakukan sesuai dengan pemilihan lewat DPR kabupaten/kota biar tidak lagi pusing-pusing,” kata Bahlil Lahadalia.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto menilai gagasan tersebut sebagai upaya mencari solusi politik yang lebih efisien tanpa meninggalkan prinsip demokrasi.

“Saya akan mengajak kekuatan politik ayo marilah kita berani, berani memberi solusi kepada rakyat kita, demokratis tapi jangan buang-buang uang, kalau sekali sudah pilih DPRD kabupaten DPRD provinsi kenapa nggak langsung aja pilih gubernurnya dan bupatinya selesai. Ini dilakukan oleh Malaysia, Inggris, Kanada, Australia, negara-negara terkaya di dunia yang memakai sistem politik yang murah. Jadi saya kira pemikiran-pemikiran Golkar, Ketua Umum Golkar, harus dipertimbangkan dengan baik,” ujar Prabowo.

Secara historis, sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD pernah diterapkan di Indonesia pada masa Orde Baru. Sejak era reformasi, tepatnya mulai 2005, Pilkada dilaksanakan secara langsung oleh rakyat sebagai bagian dari penguatan kedaulatan rakyat dan demokrasi di tingkat lokal.

Baca Juga :  Sekda Nasir Lantik 290 Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Aceh, Ini Pesan yang Disampaikan

Wacana serupa juga sempat mencuat pada 2014 dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pilkada, namun menuai penolakan luas dari publik dan akhirnya dibatalkan. Hingga kini, belum terdapat pembahasan resmi di DPR RI terkait revisi undang-undang untuk mengubah mekanisme Pilkada langsung.

Tags: AcehDemokrasiDPRDPilkadaPrabowo Subianto

Berita Lainnya

Anggota DPRA Fuadri Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat Simeulue Melalui Reses Tahap II
Daerah

Anggota DPRA Fuadri Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat Simeulue Melalui Reses Tahap II

4 Juni 2026
Darys Waldani Resmi Dilantik Sebagai Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Politik

Darys Waldani Resmi Dilantik Sebagai Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh

25 Mei 2026
Bursa Ketua DPRA: Abu Salam Sebut Pon Yahya, Hendri Muliana, dan Tgk Agam Penuhi Kriteria
Politik

Bursa Ketua DPRA: Abu Salam Sebut Pon Yahya, Hendri Muliana, dan Tgk Agam Penuhi Kriteria

14 April 2026
Bupati Dorong Muscab PKB Lahirkan Kepemimpinan Solid untuk Deli Serdang
Politik

Bupati Dorong Muscab PKB Lahirkan Kepemimpinan Solid untuk Deli Serdang

7 April 2026
Keributan Iran- Amerika Israel berdampak pada ekonomi Indonesia. (Foto : ilustrasi ini dibuat Gemini)
Politik

Ketegangan Iran–Amerika Israel Menjadi Ancaman Ekonomi Indonesia

4 Maret 2026
Sosialisasi Qanun Nomor 2 Tahun 2020 untuk pemilihan Tuha Peut Gampong Aceh Besar. (Dok/Ist)
Politik

DPMG Aceh Besar Paparkan Teknis Pemilihan Tuha Peut Gampong

28 Februari 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

20 Juni 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

25 Februari 2026
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025

Berita Terkini

Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

Polresta Deli Serdang Diminta Transparan Perdamaian Kasus Guru Mengaji

8 Juni 2026
Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

8 Juni 2026
‎Dari Laut Aceh untuk Anak Yatim, Hasil Lomba Mancing MMF Jadi Rezeki Anak Panti Asuhan  ‎

‎Dari Laut Aceh untuk Anak Yatim, Hasil Lomba Mancing MMF Jadi Rezeki Anak Panti Asuhan ‎

8 Juni 2026
Laga Indonesia Vs Vietnam Dugaan Calo Tiket Merajalela

Laga Indonesia Vs Vietnam Dugaan Calo Tiket Merajalela

8 Juni 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini