Banda Aceh | TubinNews.com – Museum Tsunami Aceh terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dengan memperkuat strategi promosi berbasis digital guna menjangkau lebih banyak wisatawan. Pemanfaatan berbagai platform media sosial dan layanan informasi daring kini menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan visibilitas museum sebagai salah satu destinasi wisata edukasi unggulan di Aceh.
Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh, Syahputra Azwar, mengatakan promosi museum saat ini lebih diarahkan melalui kanal digital yang memiliki jangkauan luas dan mampu menjangkau berbagai segmen masyarakat secara cepat.
“Promosi kita saat ini lebih difokuskan melalui media sosial seperti Instagram dan Facebook,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat (24/4/2026).
Menurut Syahputra, pemanfaatan media sosial merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Saat ini, sebagian besar calon wisatawan mencari referensi destinasi melalui platform digital sebelum memutuskan untuk berkunjung.
Selain mengandalkan media sosial, Museum Tsunami Aceh juga memaksimalkan penggunaan layanan berbasis internet untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada publik. Berbagai informasi penting, mulai dari lokasi, jam operasional, fasilitas, hingga ulasan pengunjung dapat diakses secara cepat melalui mesin pencarian.
“Kita juga memanfaatkan Google untuk memberikan informasi. Hal ini memudahkan wisatawan,” katanya.
Strategi promosi digital tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi sekaligus memperluas jangkauan promosi tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Dengan pendekatan ini, museum dapat berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat serta membangun ketertarikan calon pengunjung melalui berbagai konten edukatif dan informatif.
Syahputra menegaskan, penguatan promosi digital akan terus menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan Museum Tsunami Aceh ke depan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan museum tetap relevan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku wisatawan.
“Ini lebih mempermudah masyarakat. Strategi ini akan terus kita perkuat,” ujarnya. (***)
















