Blangpidie | TubinNews.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Barat Daya (Abdya) bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Minggu (21/12/2025).
Rombongan Muhammadiyah Abdya berangkat sejak 20 Desember 2025 dengan membawa bantuan dari masyarakat Abdya dan sekitarnya. Mereka tiba di Kota Blangkejeren dan singgah di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB.
Ketua PDM Abdya, Nazli Hasan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Muhammadiyah Abdya terhadap masyarakat Gayo Lues yang tertimpa musibah.
“Rombongan berangkat dari Abdya sejak 20 Desember 2025 dengan membawa bantuan masyarakat Abdya untuk disalurkan kepada warga yang terdampak di Gayo Lues,” ujar Nazli Hasan.
Dalam penyaluran bantuan di Gayo Lues, Nazli Hasan didampingi sejumlah pengurus dan relawan, di antaranya Ramli Bahar dan Syahrul Ramadhan dari PDM Abdya, Bendahara Lazismu Indra, serta tim MDMC Abdya Farhan Maulana dan Wahyuda.
Bantuan seberat tiga ton tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gayo Lues, Aji Saputra. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan kepada para korban melalui posko-posko Muhammadiyah yang dikoordinasikan oleh MDMC setempat.
Nazli Hasan menegaskan, bantuan yang dibawa merupakan amanah dari masyarakat Abdya yang turut merasakan duka atas bencana yang melanda Gayo Lues.
“Bantuan yang kami bawa merupakan amanah dari masyarakat Abdya dan sekitarnya yang ikut bersimpati atas musibah yang terjadi di Gayo Lues. Tetaplah kuat dan sabar dalam menghadapi musibah ini, bangkit dan semangat untuk menata hari esok yang lebih baik,” ucap Nazli Hasan, yang disampaikan kepada Ketua PDM Gayo Lues, Aji Saputra.
Muhammadiyah melalui PDM, Lazismu, dan MDMC berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan dakwah sosial persyarikatan.

















