Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Psikoedukasi Jadi Oksigen Baru untuk Guru SLB yang Kewalahan

Redaksi by Redaksi
20 November 2024
Psikoedukasi Jadi Oksigen Baru untuk Guru SLB yang Kewalahan

Ilustrasi: Youtuber Indonesia, Ria Ricis bersama anak SLB. / Foto: Istimewa.

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Tubinnews.com – Mengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) bukan pekerjaan biasa. Tugas ini menuntut bukan hanya pengetahuan akademik, tapi juga kesabaran ekstra dan pemahaman mendalam tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK).

Namun realitanya, banyak guru di SLB yang berlatar belakang non-Pendidikan Luar Biasa (non-PLB). Tanpa bekal akademik khusus, para guru ini rentan stres, frustrasi, bahkan mengalami burnout.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-08-04-at-14.45.52-120x86 Psikoedukasi Jadi Oksigen Baru untuk Guru SLB yang Kewalahan

Mahasiswa KKN USK Gelar Festival Anak Sholeh di Gampong Cut Langien, Pidie Jaya

4 Agustus 2026
WhatsApp-Image-2026-07-31-at-23.07.03-120x86 Psikoedukasi Jadi Oksigen Baru untuk Guru SLB yang Kewalahan

Mukhsinuddin: Tes Akademik Magister Ekonomi Syariah STAIN Meulaboh Dimulai 5-6 Agustus 2026

31 Juli 2026
WhatsApp-Image-2026-07-29-at-16.02.20-120x86 Psikoedukasi Jadi Oksigen Baru untuk Guru SLB yang Kewalahan

Orasi Ilmiah STAIN TDM, Ikhwan: Lulusan S1 Bukan Garis Finis Perjalanan Pendidikan

29 Juli 2026

Sebuah studi yang dilakukan Dwi Iramadhani, Putriani, Rahma Fazila, dan Entan Afrilia di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara mengungkap sebanyak 43,7% guru non-PLB berada dalam kategori rendah dalam hal regulasi emosi.

Banyak dari mereka mengaku mudah marah, kehilangan kendali, bahkan pernah mencubit atau berteriak saat menghadapi siswa ABK yang sulit diatur.

Dalam penelitian berjudul “Psikoedukasi: Intervensi Untuk Memberikan Pemahaman Regulasi Emosi dan Strategi Adaptasi Guru SLB Aneuk Nanggroe Menghadapi Stres dan Frustrasi Akibat Kesulitan Dalam Menangani ABK“, yang dipublikasikan Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, disebutkan regulasi emosi menjadi kunci dalam menghadapi tekanan mengajar di SLB.

Guru yang tidak mampu mengatur emosinya bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak negatif pada hubungan dengan siswa dan proses belajar. Karena itu, diperlukan intervensi yang menyentuh tiga lapisan: individu, kelompok, dan sistem sekolah.

Pada tingkat individu, psikoedukasi terbukti membantu guru mengenali dan mengelola stres. Teknik seperti mindfulness, pernapasan dalam, restrukturisasi kognitif dengan pendekatan CBT, hingga journaling reflektif bisa membantu menenangkan pikiran dan memahami respons emosional.

Baca Juga :  USK Pastikan UKT 2024 Tidak Naik

Sementara itu, pada tingkat kelompok, dukungan sosial dari sesama guru menjadi penting. Diskusi sebaya, workshop bersama, hingga supervisi dengan psikolog pendidikan mampu menjadi ruang saling menguatkan. Studi sebelumnya menunjukkan rasa memiliki komunitas dan dukungan emosional sangat membantu guru dalam menghadapi tekanan harian di kelas.

Namun intervensi personal saja tak cukup jika tidak diiringi perbaikan pada level sistem. Sekolah perlu menyediakan pelatihan dasar PLB bagi guru non-PLB, memberikan ruang konseling, serta meninjau ulang beban kerja dan sistem apresiasi bagi tenaga pendidik. Tanpa perubahan sistemik, upaya individual bisa seperti menimba air di perahu bocor.

Program psikoedukasi yang dikembangkan dalam penelitian ini menjadi titik awal yang menjanjikan untuk membantu guru memahami emosi mereka dan mengubah pola respons terhadap tekanan.

SLB bukan hanya tempat untuk mendidik ABK, tetapi juga ruang bagi para guru untuk tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Karena kesejahteraan mental guru adalah fondasi dari pendidikan yang berkualitas dan berempati.

 

Catatan: Tulisan ini berdasarkan hasil penelitian “Psikoedukasi: Intervensi Untuk Memberikan Pemahaman Regulasi Emosi dan Strategi Adaptasi Guru SLB Aneuk Nanggroe Menghadapi Stres dan Frustrasi Akibat Kesulitan Dalam Menangani ABK”, yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS. Selengkapnya dapat dibaca di: https://journal.ppmi.web.id/index.php/JPKI2/article/view/1399.

Tags: Guru SLBPsikoedukasi

Berita Lainnya

Mahasiswa KKN USK Gelar Festival Anak Sholeh di Gampong Cut Langien, Pidie Jaya
Pendidikan

Mahasiswa KKN USK Gelar Festival Anak Sholeh di Gampong Cut Langien, Pidie Jaya

4 Agustus 2026
Mukhsinuddin: Tes Akademik Magister Ekonomi Syariah STAIN Meulaboh Dimulai 5-6 Agustus 2026
Pendidikan

Mukhsinuddin: Tes Akademik Magister Ekonomi Syariah STAIN Meulaboh Dimulai 5-6 Agustus 2026

31 Juli 2026
Orasi Ilmiah STAIN TDM, Ikhwan: Lulusan S1 Bukan Garis Finis Perjalanan Pendidikan
HEADLINE

Orasi Ilmiah STAIN TDM, Ikhwan: Lulusan S1 Bukan Garis Finis Perjalanan Pendidikan

29 Juli 2026
‎Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SDN 1 Bandar Baru Pidie Jaya
Pendidikan

‎Mahasiswa KKN USK Edukasi Anti Bullying dan Pancasiaga di SDN 1 Bandar Baru Pidie Jaya

28 Juli 2026
Pelajar Asal Simeulue Munifah Durratun Nashihah Raih Penghargaan Robotik Nasional
HEADLINE

Pelajar Asal Simeulue Munifah Durratun Nashihah Raih Penghargaan Robotik Nasional

28 Juli 2026
Santri Dayah Ruhul Qur’ani Berhasil Raih Delapan Penghargaan Tingkat Nasional 
HEADLINE

Santri Dayah Ruhul Qur’ani Berhasil Raih Delapan Penghargaan Tingkat Nasional 

25 Juli 2026
  • Trending
Tiga Pelaku Pencurian Toko Emas Disimeulue Diringkus Polisi

Tiga Pelaku Pencurian Toko Emas Disimeulue Diringkus Polisi

15 Agustus 2026
Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

Krueng Tujoh Masuk Zona Tambang Barat Selamatkan Sungai dari Ancaman Kehancuran

10 Agustus 2026
Polres Nagan Raya Amankan Empat Pelaku Tambang Ilegal dan Barang Bukti

Polres Nagan Raya Amankan Empat Pelaku Tambang Ilegal dan Barang Bukti

15 Agustus 2026
Abu Salam desak Mentan minta maaf terkait bantuan pertanian Rp2,5 triliun untuk Aceh

Soroti Kejanggalan Bantuan Rp 2,5 Triliun, Abu Salam Desak Mentan Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh  

11 Agustus 2026

Berita Terkini

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kondusif

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kondusif

15 Agustus 2026
Gempa 4,5 Magnitudo Guncang Bener Meriah, Warga Mengungsi

Gempa M7,7 Guncang NTT, BNPB Catat 47 Orang Meninggal Dunia

15 Agustus 2026
Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja

15 Agustus 2026
Massa Turunkan Bendera Merah Putih, Kibarkan Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

Massa Turunkan Bendera Merah Putih, Kibarkan Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

15 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini