Investigasi

Wali Murid Soroti Kamar Mandi SDN 106814 Deli Serdang yang Tergenang

×

Wali Murid Soroti Kamar Mandi SDN 106814 Deli Serdang yang Tergenang

Sebarkan artikel ini
Kondisi kamar mandi SDN 106814 Deli Serdang. (TubinNews/Junaedi Daulay)
Kondisi kamar mandi SDN 106814 Deli Serdang. (TubinNews/Junaedi Daulay)

Deli Serdang | TubinNews.com – Sejumlah wali murid SD Negeri 106814 di Kabupaten Deli Serdang menyoroti kondisi kamar mandi siswa yang tergenang air. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik.

Berdasarkan pantauan di sekolah pada Senin (12/10), air tampak menggenangi lantai kamar mandi. Lantai yang basah dikhawatirkan membuat siswa terpeleset saat menggunakan fasilitas tersebut.

Seorang wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan kondisi kamar mandi itu belum banyak berubah sejak kepala sekolah sebelumnya menjabat.

“Iya bang, kami lihat kemarin kondisi kamar mandinya. Kasihan siswa-siswi ke kamar mandi basah kakinya karena tergenang air, jadi jorok semua lantainya. Ini berbahaya bagi keselamatan para siswa,” ujarnya.

Kondisi tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai pemeliharaan fasilitas sekolah, termasuk penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025.

Kepala SD Negeri 106814, Hotmaida Yanti Natalina Tampubolon, yang baru menjabat beberapa bulan, mengapresiasi informasi yang disampaikan media.

“Aku baru beberapa bulan bang menjabat kepala sekolah di sini, sebelumnya kepseknya Ibu Sri Weny. Tapi terima kasih bang atas saran dan informasinya,” jelasnya.

Sementara itu, mantan kepala sekolah, Sri Weny, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah perbaikan kamar mandi selama masa kepemimpinannya. Perbaikan tersebut meliputi penggantian dua pintu, pemasangan pipa, pengecatan, dan pemasangan asbes.

“Sudah kami perbaiki waktu itu kamar mandinya, ada ganti pintu dua, pasang pipa, ngecat kamar mandi, sama tempel asbes,” ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah.

Penggunaan Dana BOS Jadi Sorotan

Berdasarkan data yang dihimpun, SD Negeri 106814 menerima Dana BOS 2025 sebesar Rp322.686.000. Anggaran tersebut disalurkan dalam dua tahap, yakni Rp163.800.000 pada tahap pertama dan Rp158.886.000 pada tahap kedua.

Baca Juga :  SMK PAB 12 Saentis Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Dana Bos

Dalam laporan realisasi anggaran, komponen sarana dan prasarana tercatat sebesar Rp24.205.000. Sementara itu, anggaran pengembangan perpustakaan mencapai Rp19.505.000 pada tahap pertama dan Rp21.345.000 pada tahap kedua.

Adapun anggaran pembayaran honor tercatat sebesar Rp57.600.000 pada tahap pertama dan Rp50.100.000 pada tahap kedua.

Kondisi kamar mandi yang masih dikeluhkan wali murid memunculkan pertanyaan mengenai pemeliharaan fasilitas tersebut. Namun, kondisi di lapangan dan data anggaran itu sendiri belum membuktikan adanya penyalahgunaan Dana BOS.

Sejumlah elemen masyarakat bersama wali murid meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Negeri Deli Serdang, menelusuri pengelolaan Dana BOS 2025 di sekolah tersebut.

Mereka berharap pemeriksaan dapat memastikan penggunaan anggaran sesuai peruntukan sekaligus mendorong perbaikan fasilitas sanitasi demi keamanan dan kenyamanan siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *