TubinNews.com – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat hasil positif pada Moto3 Jepang 2026 di Sirkuit Motegi, Minggu (4/10).
Veda Ega mampu finis di posisi ke-11 setelah melewati persaingan ketat sepanjang balapan. Hasil tersebut membuatnya mengungguli pembalap Malaysia, Hakim Danish.
Veda Ega sempat kesulitan menjaga posisi di tengah balapan. Ia bahkan turun hingga peringkat ke-15.
Memasuki dua lap terakhir, pembalap Honda Team Asia itu berada di posisi ke-14. Veda Ega kemudian meningkatkan kecepatannya dan menyalip tiga pembalap di depannya.
Ia akhirnya melewati garis finis di posisi ke-11. Hasil itu memberinya tambahan lima poin.
Sementara itu, Hakim Danish yang membela AEON Credit – MT Helmets – MSI finis tepat di belakang Veda Ega. Ia mendapatkan tambahan empat poin.
Veda Ega dan Hakim Danish Sama-sama 105 Poin
Tambahan poin dari Motegi membuat persaingan kedua pembalap semakin menarik.
Veda Ega dan Hakim Danish kini sama-sama mengoleksi 105 poin di klasemen Moto3 2026.
Namun, Hakim Danish masih berada di posisi ketujuh. Ia unggul berdasarkan catatan kemenangan yang pernah diraih pada musim ini.
Danish sebelumnya memenangkan balapan MotoGP Ceko. Hasil tersebut menjadi pembeda ketika kedua pembalap memiliki jumlah poin yang sama.
Finis Veda Ega di Motegi juga mengakhiri tren kurang menguntungkan dalam tiga seri sebelumnya. Dalam tiga balapan tersebut, Danish selalu mencatat hasil lebih baik daripada Veda Ega.
David Almansa Menang Tipis di Motegi
Di barisan depan, David Almansa tampil sebagai pemenang Moto3 Jepang.
Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu bangkit setelah gagal finis pada seri sebelumnya di Red Bull Ring.
Almansa harus berduel ketat dengan Maximo Quiles. Persaingan keduanya berlangsung hingga lap terakhir.
Almansa akhirnya mengalahkan Quiles dengan keunggulan hanya 0,046 detik.
Maximo Quiles finis kedua, sedangkan Alvaro Carpe menempati posisi ketiga untuk Red Bull KTM Ajo.
Kemenangan tersebut membawa Almansa naik ke posisi kedua klasemen sementara.
Ia menggusur Alvaro Carpe dari posisi tersebut. Namun, jarak Almansa dengan Quiles masih sangat jauh.
Quiles tetap memimpin klasemen dengan 326 poin. Almansa berada di posisi kedua dengan selisih 127 poin.
Maximo Quiles di Ambang Juara Dunia
Hasil di Motegi semakin mendekatkan Maximo Quiles dengan gelar juara dunia Moto3 2026.
Musim ini masih menyisakan enam seri. Enam seri tersebut menyediakan maksimal 150 poin.
Dengan keunggulan 127 poin atas Almansa, Quiles hanya membutuhkan tambahan 24 poin untuk memastikan gelar juara dunia.
Quiles bahkan berpeluang mengunci gelar saat Moto3 Mandalika berlangsung pekan depan.
Syaratnya, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut harus mampu menjaga keunggulan minimal 125 poin atas pembalap di posisi kedua.
Jika syarat itu terpenuhi, Quiles dapat memastikan gelar juara dunia Moto3 2026 lebih cepat.






