Subulussalam || Tubinnews.com || Muhammad Alfaqih, Wakil Ketua UKM RI-PENA sekaligus mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU), menyampaikan kritik dan harapan kepada Pemerintah Kota Subulussalam terkait kondisi jalan nasional di kawasan Jambi Baru, Kecamatan Sultan Daulat, yang dinilai semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menurut Alfaqih, permasalahan utama yang terjadi di lokasi tanjakan tingkat tiga tersebut adalah seringnya tumpahan minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang berasal dari kendaraan pengangkut sawit. Tumpahan minyak menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua maupun kendaraan yang membawa muatan berat.
“Banyak pengendara mengalami kesulitan saat melintasi tanjakan tersebut. Bahkan, tidak sedikit kendaraan yang kehilangan kendali karena ban tidak mampu mencengkeram permukaan jalan dengan baik akibat licinnya badan jalan,” ujar Alfaqih.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan lagi persoalan sepele karena telah berulang kali menimbulkan kecelakaan yang sebenarnya dapat dicegah apabila terdapat penanganan serius dari pemerintah dan pihak terkait. Selain membahayakan keselamatan masyarakat, kondisi jalan yang licin juga berdampak pada aktivitas ekonomi serta mobilitas warga di wilayah tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, Alfaqih meminta Pemerintah Kota Subulussalam bersama instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret. Beberapa upaya yang dinilai perlu dilakukan antara lain pembersihan rutin terhadap tumpahan minyak CPO, peningkatan pengawasan terhadap kendaraan pengangkut sawit, serta perbaikan pada titik-titik jalan yang rawan kecelakaan.
Selain itu, ia juga mendorong adanya pelebaran jalan di kawasan tanjakan tingkat tiga, pemasangan rambu-rambu peringatan, serta penegakan aturan yang lebih tegas terhadap perusahaan maupun kendaraan yang menyebabkan tumpahan minyak di badan jalan.
“Masyarakat tentu menginginkan jalan yang aman dan layak digunakan. Jangan sampai korban kecelakaan terus bertambah sebelum adanya tindakan nyata dari pemerintah. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama demi terciptanya kenyamanan dan keamanan bersama,” tegasnya.
Melalui perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah serta seluruh pihak terkait, diharapkan kondisi jalan nasional di kawasan Jambi Baru dapat segera ditangani sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat lebih terjamin.
















