Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Wisata

Museum Aceh Kian Dilirik Peneliti Mancanegara, Naskah Kuno Jadi Magnet Kajian Sejarah dan Budaya

Redaksi by Redaksi
22 April 2026
Museum Aceh Kian Dilirik Peneliti Mancanegara, Naskah Kuno Jadi Magnet Kajian Sejarah dan Budaya

Kepala Seksi Koleksi dan Bimbingan Edukasi UPTD Museum Aceh, Nurhasanah.

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Banda Aceh | TubinNews.com – Museum Aceh terus memperkuat perannya sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya yang tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata edukasi, tetapi juga sebagai pusat riset yang dimanfaatkan oleh akademisi dan peneliti dari berbagai daerah, termasuk luar negeri. Beragam koleksi bernilai sejarah yang tersimpan di museum menjadi sumber referensi penting bagi berbagai penelitian yang berkaitan dengan peradaban, budaya, dan perkembangan keilmuan di Aceh.

Di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Museum Aceh secara aktif membuka akses bagi kegiatan penelitian melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperluas pemanfaatan koleksi museum sebagai sumber data akademik.

BeritaTerkait

whatsapp_image_2026-06-02_at_110242_11-120x86 Museum Aceh Kian Dilirik Peneliti Mancanegara, Naskah Kuno Jadi Magnet Kajian Sejarah dan Budaya

Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung

3 Juni 2026
images-51-120x86 Museum Aceh Kian Dilirik Peneliti Mancanegara, Naskah Kuno Jadi Magnet Kajian Sejarah dan Budaya

Pesona Puncak Geurutee : Menikmati Secangkir Kopi Di Atas Awan Aceh Jaya

10 Mei 2026
WhatsApp-Image-2026-05-07-at-16.39.22-120x86 Museum Aceh Kian Dilirik Peneliti Mancanegara, Naskah Kuno Jadi Magnet Kajian Sejarah dan Budaya

Disbudpar Aceh–GEKRAFS Teken Kerja Sama, Genjot Promosi Wisata dan Ekraf

8 Mei 2026

Kepala Seksi Koleksi dan Bimbingan Edukasi UPTD Museum Aceh, Nurhasanah, mengatakan sejumlah peneliti dari luar negeri secara rutin datang ke Museum Aceh untuk melakukan kajian terhadap koleksi yang dimiliki, khususnya manuskrip atau naskah kuno yang menjadi salah satu koleksi unggulan museum.

“Peneliti dari luar seperti Malaysia sering datang untuk meneliti naskah kuno yang kita miliki,” kata Nurhasanah kepada wartawan di Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, naskah kuno yang tersimpan di Museum Aceh memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena memuat berbagai pemikiran, catatan, dan karya intelektual para ulama serta tokoh-tokoh Aceh pada masa lampau. Keberadaan manuskrip tersebut menjadi sumber primer yang banyak dimanfaatkan dalam penelitian sejarah, kebudayaan, sastra, hingga perkembangan pemikiran Islam di kawasan Aceh.

Baca Juga :  Museum Tsunami Aceh, Pusat Edukasi Bencana Internasional yang Menginspirasi Dunia

Koleksi manuskrip yang dimiliki museum juga menjadi bukti kekayaan tradisi literasi masyarakat Aceh yang telah berkembang sejak berabad-abad lalu. Karena itu, keberadaannya tidak hanya penting bagi masyarakat Aceh, tetapi juga menarik perhatian peneliti dari berbagai negara yang memiliki ketertarikan terhadap sejarah dan peradaban kawasan Asia Tenggara.

Selain naskah kuno, Museum Aceh juga menyimpan berbagai koleksi berharga lainnya, seperti senjata tradisional, peralatan rumah tangga kuno, artefak budaya, hingga benda-benda peninggalan sejarah yang menjadi objek penelitian dari berbagai disiplin ilmu. Ragam koleksi tersebut menjadikan museum sebagai salah satu pusat dokumentasi sejarah yang penting di Aceh.

Untuk mendukung aktivitas penelitian, Museum Aceh menyediakan akses bagi peneliti melalui prosedur resmi, mulai dari pengajuan izin penelitian hingga pengaturan jadwal kunjungan dan pendampingan selama proses penelitian berlangsung. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan keamanan koleksi serta menjaga ketertiban dalam pemanfaatan sumber daya museum.

“Kita fasilitasi selama sesuai dengan prosedur,” ujar Nurhasanah.

Ia menjelaskan, keterbukaan museum terhadap kegiatan penelitian merupakan bagian dari upaya memperluas fungsi museum sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan semakin banyaknya penelitian yang dilakukan, koleksi museum tidak hanya tersimpan sebagai artefak sejarah, tetapi juga terus memberikan manfaat melalui berbagai kajian akademik.

Menurut Nurhasanah, peran Museum Aceh sebagai pusat riset semakin memperkuat posisinya sebagai institusi yang berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan pengetahuan tentang sejarah serta budaya Aceh. Melalui dukungan terhadap kegiatan penelitian, museum diharapkan mampu menjadi jembatan antara warisan masa lalu dengan kebutuhan ilmu pengetahuan masa kini.

Ke depan, Museum Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan akses penelitian guna mendukung lahirnya berbagai kajian ilmiah yang dapat memperkaya pemahaman masyarakat tentang sejarah, budaya, dan identitas Aceh. Dengan demikian, museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi pusat pengetahuan yang hidup dan terus berkembang seiring kemajuan dunia akademik. (***)

Baca Juga :  Museum Tsunami Aceh Perkuat Promosi Digital untuk Perluas Jangkauan Wisatawan
Tags: Museum AcehWisatawan

Berita Lainnya

Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung
Wisata

Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung

3 Juni 2026
Pesona Puncak Geurutee : Menikmati Secangkir Kopi Di Atas Awan Aceh Jaya
Daerah

Pesona Puncak Geurutee : Menikmati Secangkir Kopi Di Atas Awan Aceh Jaya

10 Mei 2026
Disbudpar Aceh–GEKRAFS Teken Kerja Sama, Genjot Promosi Wisata dan Ekraf
Daerah

Disbudpar Aceh–GEKRAFS Teken Kerja Sama, Genjot Promosi Wisata dan Ekraf

8 Mei 2026
Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Wisata

Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

8 Mei 2026
Disbudpar Aceh Soroti Menurunnya Penggunaan Bahasa Aceh di Kalangan Generasi Muda
Daerah

Disbudpar Aceh Perkuat Kolaborasi untuk Promosikan Budaya di Tengah Efisiensi Anggaran

4 Mei 2026
Disbudpar Aceh Soroti Menurunnya Penggunaan Bahasa Aceh di Kalangan Generasi Muda
Daerah

Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar: Pekan Kebudayaan Aceh Jadi Etalase Besar Warisan Budaya dari Seluruh Daerah

4 Mei 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

20 Juni 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

25 Februari 2026
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025

Berita Terkini

KPA Luwa Nanggroe Soroti Pengelolaan Migas Andaman dan Tambang Beutong, Desak Pemerintah Pusat Penuhi MoU Helsinki

KPA Luwa Nanggroe Soroti Pengelolaan Migas Andaman dan Tambang Beutong, Desak Pemerintah Pusat Penuhi MoU Helsinki

11 Juni 2026
Plt Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut dari 50 Gampong di 11 Kecamatan

Plt Sekda Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut dari 50 Gampong di 11 Kecamatan

10 Juni 2026
Tergiur Promo Sepmor Rp400 Ribu di Facebook, Warga Medan Jadi Korban Penipuan Puluhan Juta

Tergiur Promo Sepmor Rp400 Ribu di Facebook, Warga Medan Jadi Korban Penipuan Puluhan Juta

10 Juni 2026
Museum Aceh Dalami Proses Pengolahan Kopi Gayo untuk Lengkapi Pameran Temporer

Museum Aceh Dalami Proses Pengolahan Kopi Gayo untuk Lengkapi Pameran Temporer

10 Juni 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini