Selasa, 25 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Wisata

Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya

Redaksi by Redaksi
18 April 2026
Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya

Masjid Gudang Buloh, Nagan Raya. (Foto: dok. Adi).

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Nagan Raya | TubinNews.com – Di tengah suasana tenang Gampong Ujong Pasi Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, berdiri sebuah masjid tua yang menyimpan cerita panjang tentang sejarah, perjuangan, dan perjalanan masyarakat Aceh di masa lampau. Bangunan itu adalah Masjid Jamik Syaikhuna atau lebih dikenal Mesjid Gudang Buloh yang berada dipinggir Jalan Meulaboh-Tapak Tuan, sebuah saksi bisu yang hingga kini tetap kokoh berdiri di tengah perkembangan zaman.

Dari luar, masjid ini tampak sederhana. Namun di balik dinding dan arsitekturnya, tersimpan kisah yang membawa pengunjung menelusuri jejak sejarah kolonial Belanda di wilayah Nagan Raya. Nuansa klasik yang masih terasa kuat membuat siapa pun yang datang seakan diajak kembali ke masa silam.

BeritaTerkait

690469089708d1761896712-120x86 Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
1596533644048201-0-120x86 Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
img_20260603_1013021-2-120x86 Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya

Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh

3 Juni 2026

Bagi masyarakat setempat, Masjid Gudang Buloh bukan hanya tempat ibadah. Masjid ini juga menjadi simbol keteguhan masyarakat dalam mempertahankan identitas dan nilai-nilai Islam di tengah masa penjajahan.

Mesjid-gudang-nagan-raya-Silaturahmi-dengan-keluarga Mengintip Kisah Masjid Gudang Buloh, Simbol Perlawanan Terhadap Belanda di Nagan Raya
Masjid Gudang Buloh, Nagan Raya. (Foto: dok. Adi).

Menurut Nadia Zahra Putri, Masjid Gudang Buloh memiliki daya tarik tersendiri karena menyimpan nilai sejarah yang sangat kuat.

“Masjid ini bukan sekadar bangunan tua. Ada cerita perjuangan masyarakat dan jejak sejarah masa kolonial Belanda yang masih terasa hingga sekarang,” ujarnya Duta Wisata Nagan Raya Tahun 2025 itu.

Menurutnya keberadaan masjid tersebut menjadi bukti bahwa Nagan Raya memiliki warisan sejarah yang kaya dan layak dikenal lebih luas oleh generasi muda maupun wisatawan luar daerah.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Nagan Raya Berhasil Amankan 36 Paket Sabu Siap Edar

Konon, kawasan Gudang Buloh dulunya menjadi salah satu titik penting pada masa kolonial Belanda. Aktivitas masyarakat dan pergerakan para pejuang kala itu menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai historis yang cukup kuat. Di tengah situasi penuh tekanan pada masa penjajahan, masjid menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, hingga memperkuat semangat perjuangan masyarakat.

Arsitektur Masjid Gudang Buloh juga masih mempertahankan ciri khas bangunan lama yang sederhana namun sarat makna. Beberapa bagian bangunan tetap dijaga keasliannya sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah yang melekat di tempat tersebut.

Suasana di sekitar masjid terasa damai dan menenangkan. Pepohonan rindang yang mengelilingi kawasan masjid menambah kesan teduh, sementara aroma sejarah terasa begitu kental bagi para pengunjung yang datang.

Tidak sedikit wisatawan maupun pecinta sejarah yang sengaja datang untuk melihat langsung bangunan bersejarah tersebut. Mereka ingin mengetahui lebih dekat kisah yang tersimpan di balik Masjid Gudang Buloh, sekaligus menikmati nuansa religi yang berpadu dengan nilai budaya dan sejarah.

“Masjid Gudang Buloh bisa menjadi wisata religi sekaligus wisata sejarah di Nagan Raya. Tempat ini punya cerita yang sangat menarik untuk dikenalkan kepada masyarakat luas,” kata Nadia.

Menurutnya, potensi wisata sejarah seperti ini penting untuk terus dijaga dan dipromosikan agar generasi muda tidak melupakan jejak masa lalu daerahnya sendiri.

Keberadaan Masjid Gudang Buloh menjadi pengingat bahwa sejarah tidak selalu tertulis di buku-buku tebal. Kadang, sejarah hidup dalam bangunan sederhana yang tetap berdiri kokoh melewati pergantian zaman.

Bagi siapa pun yang datang ke Nagan Raya, mengunjungi Masjid Gudang Buloh bukan hanya perjalanan wisata biasa. Ada pengalaman menyusuri jejak sejarah, merasakan suasana religius, sekaligus memahami bagaimana masyarakat Aceh menjaga identitas dan warisan budayanya hingga hari ini. [***]

Baca Juga :  Danrem 012/TU, Kolonel Benny Rahadian: Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Tags: Masjid Gudang BulohNagan RayaWisata Religi

Berita Lainnya

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat
FEATURE

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar
FEATURE

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh
Wisata

Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh

3 Juni 2026
Puncak Lhok Keutapang Aceh Jaya, Spot Terbaik Menikmati Sunset di Samudra Hindia
Wisata

Puncak Lhok Keutapang Aceh Jaya, Spot Terbaik Menikmati Sunset di Samudra Hindia

3 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung
Wisata

Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung

3 Juni 2026
UPTD Museum Tsunami Aceh Hadirkan Pameran “Tsunami: Jejak Ingatan – Dari Hikayat ke Metadata”
Aceh

UPTD Museum Tsunami Aceh Hadirkan Pameran “Tsunami: Jejak Ingatan – Dari Hikayat ke Metadata”

25 Mei 2026
  • Trending
Angota Polres Aceh Barat Bunuh Diri Diduga Terlilit Hutang

Angota Polres Aceh Barat Bunuh Diri Diduga Terlilit Hutang

22 Agustus 2026
BPK Bongkar Salah Klasifikasi Anggaran Rp12 Miliar Salah Pos Penganggaran PUPR Simeulue

BPK Bongkar Salah Klasifikasi Anggaran Rp12 Miliar Salah Pos Penganggaran PUPR Simeulue

23 Agustus 2026
Warga Dusun III Desa Maligas Tongah Resah, Tower PT IBS Diduga Rusak Perangkat Elektronik

Warga Dusun III Desa Maligas Tongah Resah, Tower PT IBS Diduga Rusak Perangkat Elektronik

22 Agustus 2026
BMK Simeulue Klarifikasi Temuan BPK Rp700 Juta Bantuan Modal Usaha Telah Disalurkan kepada 238 Penerima

BMK Simeulue Klarifikasi Temuan BPK Rp700 Juta Bantuan Modal Usaha Telah Disalurkan kepada 238 Penerima

25 Agustus 2026

Berita Terkini

Truk hauling Batu Bara di Aceh Barat Memakai Minyak Subsidi. Dishub Dipertanyakan ?

Truk hauling Batu Bara di Aceh Barat Memakai Minyak Subsidi. Dishub Dipertanyakan ?

25 Agustus 2026
BMK Simeulue Klarifikasi Temuan BPK Rp700 Juta Bantuan Modal Usaha Telah Disalurkan kepada 238 Penerima

BMK Simeulue Klarifikasi Temuan BPK Rp700 Juta Bantuan Modal Usaha Telah Disalurkan kepada 238 Penerima

25 Agustus 2026
Jangan Rusak Indatu Kami, Warga Meureubo Desak DPRK Periksa Aktivitas Tambang

Jangan Rusak Indatu Kami, Warga Meureubo Desak DPRK Periksa Aktivitas Tambang

24 Agustus 2026
Tarmizi Lantik Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat: Tak Ada Lobi, Tak Ada Money Politik

Tarmizi Lantik Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat: Tak Ada Lobi, Tak Ada Money Politik

24 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini