Minggu, 9 Agustus 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Wisata

Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Redaksi by Redaksi
8 Mei 2026
Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Abdya | TubinNews.com – Wisata ke Aceh kini tidak lagi hanya tentang pantai, kopi, atau wisata religi. Dalam beberapa tahun terakhir, wisata budaya mulai menarik perhatian pelancong domestik hingga mancanegara. Salah satu yang mulai banyak dibicarakan adalah motif tradisional Rumpun Biluluk dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Motif khas ini perlahan muncul di berbagai acara adat, festival budaya, hingga ajang promosi wisata daerah. Tidak sedikit wisatawan yang penasaran dengan bentuk motifnya yang unik dan filosofi yang tersimpan di balik setiap pola kain.

BeritaTerkait

690469089708d1761896712-120x86 Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
1596533644048201-0-120x86 Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
img_20260603_1013021-2-120x86 Motif Tradisional Aceh Ini Mulai Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh

3 Juni 2026

Bagi masyarakat Abdya, Rumpun Biluluk bukan sekadar corak hias pada busana. Ada cerita panjang tentang kehidupan sosial, kebersamaan, dan warisan indatu atau leluhur yang masih dijaga hingga sekarang.

Motif ini terinspirasi dari anyaman daun kelapa muda yang dibentuk berumpun. Dari bentuk sederhana itu lahir makna tentang persatuan dan hubungan antarmasyarakat yang saling menguatkan.

Warna-warna yang digunakan juga memiliki ciri khas tersendiri. Kombinasi emas, merah, dan hijau di atas kain gelap membuat motif ini terlihat kuat namun tetap elegan.

Agam Duta Wisata Aceh Barat Daya, Najman Riadhi, mengatakan motif Rumpun Biluluk kini mulai dikenal lebih luas karena sering ditampilkan dalam berbagai event budaya dan promosi pariwisata.

“Banyak wisatawan tertarik karena motif ini punya cerita. Jadi bukan hanya kain, tapi ada filosofi tentang kebersamaan masyarakat Abdya,” kata Najman kepada wartawan.

Baca Juga :  Wagub Serahkan Penghargaan untuk Wartawan Peliput Proses Perdamaian Aceh

Menurutnya, wisatawan luar daerah biasanya penasaran ketika melihat motif tersebut dipakai dalam penyambutan tamu, pagelaran budaya, hingga ajang pemilihan Agam Inong.

“Mereka sering bertanya arti motifnya. Dari situ biasanya mulai tertarik mengenal budaya Aceh lebih jauh,” ujarnya.

Najman mengaku generasi muda di Abdya saat ini mulai kembali bangga mengenakan motif tradisional dalam berbagai kegiatan, termasuk acara formal dan promosi wisata.

Fenomena itu dinilai menjadi pertanda bahwa warisan budaya lokal masih memiliki tempat di tengah tren fashion modern.

Hal senada disampaikan Inong Duta Wisata Aceh Barat Daya, Srikandi. Ia mengatakan motif tradisional seperti Rumpun Biluluk punya potensi besar menjadi identitas wisata budaya Aceh di masa depan.

“Wisatawan sekarang suka sesuatu yang autentik dan punya nilai budaya. Rumpun Biluluk punya itu,” kata Srikandi.

Menurutnya, banyak wisatawan mancanegara mulai tertarik pada produk budaya lokal yang memiliki cerita dan filosofi kuat.

Karena itu, ia berharap motif tradisional Aceh tidak hanya dipakai dalam seremoni adat, tetapi juga dikembangkan menjadi produk kreatif yang lebih dekat dengan generasi muda dan pasar wisata.

“Kalau dikemas dengan baik, ini bisa jadi daya tarik wisata budaya yang kuat. Orang datang bukan cuma lihat alam, tapi juga ingin mengenal identitas daerah,” ujarnya.

Di Aceh Barat Daya sendiri, penggunaan motif Rumpun Biluluk mulai berkembang ke berbagai produk, mulai dari busana, syal, tas, hingga souvenir khas daerah.



Kehadiran motif ini juga mulai terlihat di ruang-ruang publik seperti pameran UMKM, festival budaya, dan promosi pariwisata daerah.

Bagi wisatawan, hal seperti ini menghadirkan pengalaman berbeda. Mereka tidak hanya menikmati destinasi, tetapi juga membawa pulang cerita tentang budaya lokal yang masih hidup.

Baca Juga :  Negeri di Atas Awan Beutong, Pesona Puncak Gunung Singgah Mata yang Memikat Hati Wisatawan

Di tengah derasnya arus modernisasi, masyarakat Abdya tetap menjaga warisan tersebut agar tidak hilang ditelan zaman.

Banyak kalangan percaya, budaya akan tetap bertahan jika terus digunakan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya disimpan sebagai simbol masa lalu.

Rumpun Biluluk menjadi contoh bagaimana tradisi dapat berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan makna aslinya.

Dari anyaman daun kelapa muda hingga hadir dalam balutan busana modern, motif ini membawa pesan sederhana tentang kebersamaan dan hubungan antargenerasi yang tetap terhubung.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Aceh Barat Daya, mengenal Rumpun Biluluk bukan hanya soal melihat motif kain. Ada cerita tentang kehidupan masyarakat, tentang indatu yang mewariskan nilai, dan tentang bagaimana budaya tetap tumbuh di tengah perubahan zaman.

Karena itu, tak sedikit wisatawan yang kini mulai memasukkan wisata budaya ke dalam daftar perjalanan mereka saat datang ke Aceh. Dan di antara banyak kekayaan budaya yang dimiliki Tanah Rencong, Rumpun Biluluk perlahan mulai mengambil tempat sebagai identitas baru wisata budaya Aceh Barat Daya.[***]

Tags: AcehMotif Tradisional Aceh

Berita Lainnya

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat
FEATURE

Mengenang Teuku Umar, Menyusuri Wisata Sejarah yang Menjadi Kebanggaan Aceh Barat

28 Juni 2026
Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar
FEATURE

Eksotis dan Belum Banyak Diketahui, Pesona Air Terjun Pungki di Tengah Alam Liar

26 Juni 2026
Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh
Wisata

Reproduksi Foto ORIDA Aceh 50 Sen Jadi Daya Tarik Pameran Temporer Museum Aceh

3 Juni 2026
Puncak Lhok Keutapang Aceh Jaya, Spot Terbaik Menikmati Sunset di Samudra Hindia
Wisata

Puncak Lhok Keutapang Aceh Jaya, Spot Terbaik Menikmati Sunset di Samudra Hindia

3 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung
Wisata

Libur Hari Lahir Pancasila, Museum Tsunami Aceh Dibanjiri 16 Ribu Lebih Pengunjung

3 Juni 2026
UPTD Museum Tsunami Aceh Hadirkan Pameran “Tsunami: Jejak Ingatan – Dari Hikayat ke Metadata”
Aceh

UPTD Museum Tsunami Aceh Hadirkan Pameran “Tsunami: Jejak Ingatan – Dari Hikayat ke Metadata”

25 Mei 2026
  • Trending
Sebambu Lokan Sungai Krueng Tujoh Sejuta Harapan

Sebambu Lokan Sungai Krueng Tujoh Sejuta Harapan

3 Agustus 2026
Kunjungan Kak Na ke Simeulue Disambut Antusias, Warga Salur Latun Titipkan Tiga Harapan

Kunjungan Kak Na ke Simeulue Disambut Antusias, Warga Salur Latun Titipkan Tiga Harapan

4 Agustus 2026
Warga Soroti Dugaan Pencemaran Sungai Krueng Tujoh, Desak DLH Jangan Tutup Mata

Warga Soroti Dugaan Pencemaran Sungai Krueng Tujoh, Desak DLH Jangan Tutup Mata

3 Agustus 2026
Warga Meureubo Keluhkan Dugaan Pencemaran Sungai Krueng Tujoh Akibat Aktivitas Tambang

Warga Meureubo Keluhkan Dugaan Pencemaran Sungai Krueng Tujoh Akibat Aktivitas Tambang

2 Agustus 2026

Berita Terkini

400 Titik Di Perbaiki Jalan Berlobang PUPR : Kaway XVI Belum Tersentuh 

400 Titik Di Perbaiki Jalan Berlobang PUPR : Kaway XVI Belum Tersentuh 

9 Agustus 2026
Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Narkoba Transparan

Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Narkoba Transparan

8 Agustus 2026
Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

Ancam Keselamatan, Jalan Berlubang Hiasi Kabupaten Aceh Barat

8 Agustus 2026
‎Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

‎Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

8 Agustus 2026
TubinNews

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2023-2026 - Tubinnews.com

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini