Senin, 30 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Aceh

Pergerakan Air di Bawah Tanah Mengakibatkan Lubang Raksasa Ketol Kian Melebar

Nurul Azkia by Nurul Azkia
8 Februari 2026
Pergerakan Air di Bawah Tanah Mengakibatkan Lubang Raksasa Ketol Kian Melebar

Lubang raksasa di Kabupaten Aceh Tengah yang kian melebar. (Dok. PLN)

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh Tengah | TubinNews.com – Fenomena lubang raksasa atau sinkhole yang muncul di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kian mengkhawatirkan. Diameter lubang dilaporkan terus meluas, terutama setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang.

​Dikutip dari video tayangan media tvOneNews, Sabtu (07/02/2026), perkembangan lubang raksasa tersebut terjadi secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir dan berpotensi membahayakan masyarakat di sekitar lokasi.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2025-12-31-at-22.26.55-120x86 Pergerakan Air di Bawah Tanah Mengakibatkan Lubang Raksasa Ketol Kian Melebar

Sekda Aceh: Penyesuaian TKD APBA 2026 Difokuskan untuk Penanganan Pascabencana 

29 Maret 2026
Screenshot_20260328_131758_Gallery-120x86 Pergerakan Air di Bawah Tanah Mengakibatkan Lubang Raksasa Ketol Kian Melebar

Ribuan Warga Kritik Kepemimpinan Kades Adi Kustiono, Rapat Koperasi Merah Putih Berlangsung Panas

28 Maret 2026
Screenshot_20260326_181750_Video-Player-120x86 Pergerakan Air di Bawah Tanah Mengakibatkan Lubang Raksasa Ketol Kian Melebar

Eks Kepala KSOP Resmi Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pelabuhan Belawan

26 Maret 2026

​Pelaksana Harian Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Edy Slameto, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan fenomena gerakan tanah di Kecamatan Ketol tidak sepenuhnya dapat dijelaskan melalui mekanisme longsoran lereng secara konvensional.

​“Hasil pemeriksaan menunjukkan kejadian tersebut tidak sepenuhnya dapat dijelaskan melalui mekanisme kelongsoran lereng secara konvensional. Terdapat indikasi kuat adanya proses perlemahan internal massa batuan dan tanah akibat aliran air di bawah permukaan,” ujar Edy Slameto, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.

​Ia menambahkan, selain dipengaruhi oleh morfologi lereng yang curam dan material penyusun yang telah mengalami pelapukan, aliran air bawah permukaan turut berperan dalam mempercepat proses kerusakan struktur tanah.

​PVMBG menginterpretasikan fenomena tersebut sebagai erosi internal atau piping erosion, yakni proses pengikisan material halus di bawah permukaan tanah oleh aliran air yang terfokus dan berkembang secara bertahap. Proses ini dapat membentuk rongga di dalam tanah hingga akhirnya menyebabkan amblesan di permukaan.

“Kami menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, serta menghindari area yang berpotensi terdampak demi keselamatan bersama,” pungkas Edy.

Baca Juga :  Terhenti 2023, PUPR Aceh Barat Lanjutkan Pembangunan Jalan Desa Pedalaman

Pemerintah Pusat Turunkan Tim untuk Tinjau Lubang Raksasa Ketol

Pemerintah pusat turun tangan menangani fenomena lubang raksasa atau sinkhole di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yang kian meluas dan dinilai belum sepenuhnya aman. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi runtuhan tebing dan lubang raksasa tersebut pada Jumat, (6/2/2026).

Dalam peninjauan itu, Dody menegaskan penanganan tidak hanya difokuskan pada titik longsoran, tetapi juga pada faktor pemicu di sekitarnya, seperti aliran air, kondisi geologi, serta struktur tanah kawasan Ketol.

“Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai dari grouting, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa titik. Ini harus ditangani cepat,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi.

Berdasarkan hasil lapangan, kawasan tersebut dinilai belum 100 persen aman. Masih terdeteksi pergerakan air di bawah permukaan tanah yang berpotensi memperbesar longsor dan lubang raksasa.

“Saat ditinjau terasa ada getaran. Artinya, area ini belum 100 persen aman. Di bawah masih ada pergerakan air dan itu harus kita hentikan,” tegasnya.

Kementerian PU mencatat terdapat dua jalur jalan alternatif (detour) di sekitar lokasi. Detour pertama sepanjang sekitar 1,2 kilometer dan detour kedua sepanjang 5,2 kilometer. Pemerintah berupaya menyelamatkan detour pertama agar tidak ikut runtuh.

“Detour kedua memang ada, tapi lebih panjang. Saya berharap detour pertama ini bisa kita selamatkan. Tinggal sekitar 80 meter lagi yang harus diamankan,” kata Dody.

Secara teknis, penanganan akan dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Direktorat Jenderal Bina Marga. Langkah yang disiapkan meliputi pengendalian aliran sungai agar tidak melimpas ke area longsoran, penanganan Sungai Pasangan, serta penutupan dan penguatan area gua yang menjadi jalur masuk air ke bawah badan jalan.

Baca Juga :  Gaji 13 Belum Cair, Sejumlah ASN di Simeulue Terpaksa Ngutang Untuk Jahit Seragam Anak

“Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah Kuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke area ini. Aliran air akan ditutup, lalu dilakukan grouting antara gua dan jalan detour agar air tidak memperparah kondisi,” jelasnya.

Penguatan lereng juga dilakukan untuk mencegah longsor semakin melebar. Langkah cepat dinilai penting karena kawasan tersebut merupakan sentra perkebunan cabai berskala besar.

“Kalau longsoran ini melebar lagi, bisa muncul masalah baru, termasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Itu sebabnya saya minta dikerjakan cepat,” ujarnya.

Tags: aceh tengahLubang raksasaPVMBG

Berita Lainnya

Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat
Aceh

Sekda Aceh: Penyesuaian TKD APBA 2026 Difokuskan untuk Penanganan Pascabencana 

29 Maret 2026
Ribuan Warga Kritik Kepemimpinan Kades Adi Kustiono, Rapat Koperasi Merah Putih Berlangsung Panas
Daerah

Ribuan Warga Kritik Kepemimpinan Kades Adi Kustiono, Rapat Koperasi Merah Putih Berlangsung Panas

28 Maret 2026
Eks Kepala KSOP Resmi Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pelabuhan Belawan
Breaking News

Eks Kepala KSOP Resmi Jadi Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pelabuhan Belawan

26 Maret 2026
Danramil Percut Sei Tuan Akui Tidak Pernah Dilibatkan Kepala Desa Cinta Rakyat
Breaking News

Danramil Percut Sei Tuan Akui Tidak Pernah Dilibatkan Kepala Desa Cinta Rakyat

25 Maret 2026
Kodim 0213/Nias Bersama Yonif TP 903/BS Rampungkan Jembatan Gantung di Desa Ononamolo III. 
Breaking News

Kodim 0213/Nias Bersama Yonif TP 903/BS Rampungkan Jembatan Gantung di Desa Ononamolo III. 

25 Maret 2026
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026 dan Destinasi Wisata
Breaking News

Polda Sumut Perkuat Pengamanan Arus Balik Lebaran 2026 dan Destinasi Wisata

24 Maret 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

21 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

26 Februari 2026

Berita Terkini

Digiring ke Kantor Hukum, Tiga Motor Warga Medan Hilang Diduga Dibawa Debt Collector Gadungan

Digiring ke Kantor Hukum, Tiga Motor Warga Medan Hilang Diduga Dibawa Debt Collector Gadungan

29 Maret 2026
Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat

Sekda Aceh: Penyesuaian TKD APBA 2026 Difokuskan untuk Penanganan Pascabencana 

29 Maret 2026
PT EMI Apresiasi Penunjukan Sunnyl Ikbal sebagai Komisaris Utama PT PGE

PT EMI Apresiasi Penunjukan Sunnyl Ikbal sebagai Komisaris Utama PT PGE

28 Maret 2026
Ribuan Warga Kritik Kepemimpinan Kades Adi Kustiono, Rapat Koperasi Merah Putih Berlangsung Panas

Ribuan Warga Kritik Kepemimpinan Kades Adi Kustiono, Rapat Koperasi Merah Putih Berlangsung Panas

28 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial