Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
TubinNews
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
  • Home
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu

Junaedi Daulay by Junaedi Daulay
5 Maret 2025
Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu
Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Pantai Labu,Tubinnews.com | Komandan Kodim 0204/DS Letkol Inf Alex Sandri, M.Hub, menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggotanya dalam kasus dugaan mafia tanah di Pantai Labu. Rabu 5 Maret 2025.

Pernyataan ini menanggapi isu yang beredar mengenai pemagaran lahan yang sempat viral di media sosial.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-06-03-at-17.14.56-120x86 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu

Driver Ojol di Medan Diduga Jadi Korban Begal Bermodus Orderan Offline

3 Juni 2026
WhatsApp-Image-2026-06-03-at-15.46.44-120x86 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu

Beberapa Jam Hujan Guyur Kota Medan, Sejumlah Ruas Jalan Terendam Banjir

3 Juni 2026
WhatsApp-Image-2026-06-02-at-12.45.25-120x86 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu

Ngaku Ketua Ormas, Seorang Pria Diduga Kerap Ganggu Perbaikan Tower Protelindo di Belawan Bahari

2 Juni 2026

“Saya tegaskan, tidak ada anggota yang terlibat. Saya hanya mengecek berita pemagaran laut yang viral di mana-mana, bukan pemagaran tambak. Itu sudah selesai minggu lalu,” ujar Letkol Inf Alex Sandri.

Menurutnya, adanya permasalahan dugaan intimidasi oknum bhabinsa ini telah dimediasi oleh Subdenpom Lubuk Pakam. Kelompok tani hanya meminta bantuan mediasi agar pengelola tambak membuka pagar seng sehingga mereka bisa memanen pisang. Ia juga menegaskan bahwa persoalan lahan adalah urusan antara kelompok tani dan pengelola tambak, bukan dengan Babinsa.

IMG-20250224-WA0021-1-e1740788186703 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu
Seseorang yang berbaju dinas loreng diduga mengintimidasi warga terkait sengketa tanah. (Foto: Ist).

“Jadi tolong jangan membesar-besarkan berita yang tidak ada keterlibatan anggota,” tambahnya.

Warga Pantai Labu Desa Regemuk Abdul Rohim (42) sebelumnya juga meminta dan memohon awak media agar membantu untuk membuat laporan ke Pomdam terkait adanya dugaan intimidasi oknum Bhabinsa.

“Belum bang. Saya siap melaporkan mohon dampingan,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo S.Psi, MH, juga membantah adanya pengawalan pemagaran yang dilakukan oleh pihaknya. Ia mengakui adanya permintaan pengawalan, tetapi menolaknya karena tidak ada bukti kepemilikan yang jelas.

“Memang benar ada yang datang meminta pengawalan pemagaran seng. Namun, saya minta alas hak, dan mereka tidak bisa menunjukkan. Maka, saya tidak memberikan pengawalan,” tegasnya saat memberikan keterangan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Ir. Yuliani.

Baca Juga :  Ini Dia Wartawan Aceh Pilihan Jokowi
IMG-20250223-WA0009 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu
Kapolsek Pantai Labu ikut membantu Kepala Dinas LHK Ir Yuliani membongkar pagar seng mafia tanah di Pantai Labu. (Foto: Ist)

Dengan klarifikasi dari Dandim dan Kapolsek, diharapkan masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar dan tetap mengutamakan penyelesaian masalah secara damai serta sesuai hukum yang berlaku.

Sebelumnya diberitakan, Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pemagaran hutan negara di pesisir pantai Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Deli Serdang pada Jumat (28/2/2025).

Mengungkap bahwa alas hak yang dimiliki PT TUN Sewindu sebagai pengelola lahan tambak ternyata dikeluarkan oleh Desa Pematang Biara, bukan Desa Regemuk, tempat lokasi tersebut berada.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD yang dipimpin oleh Ketua Zaky Shahri mempertanyakan keabsahan administrasi ini.

“Mungkin dulu Kades Regemuk tahu kalau itu kawasan hutan, makanya tidak mau teken, jadi diteken Kades lain,” ujar Zakky dengan nada heran.

Pengacara PT TUN Sewindu, Junirwan, mengakui bahwa perusahaan baru mengetahui pada 2021 bahwa 20 persen dari lahan mereka, yang luasnya 40,08 hektare, masuk dalam kawasan hutan. Ia juga mengungkapkan bahwa sejak tahun 1988 lahan tersebut sudah mulai dipagari, meskipun pada 1998 dokumen-dokumen mereka sempat hilang akibat penjarahan.

IMG-20250301-WA0006 Dandim 0204/DS dan Kapolsek Bantah Keterlibatan Anggota dalam Membantu Mafia Tanah di Pantai Labu
Rapat RDP Ketua DPRD Deli Serdang mencari solusi permasalahan lahan hutan negara di pagar seng oleh mafia tanah.(Foto: Ist). 

Camat Pantai Labu, Faisal Nasution, memberikan keterangan bahwa pada masa lalu pengurusan surat di Desa Regemuk lebih sulit, sehingga administrasi tanah justru ditangani oleh Desa Pematang Biara.

Hal ini semakin menambah kebingungan DPRD terkait legalitas kepemilikan lahan tersebut.

Dalam RDP tersebut, tidak ada perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi, sehingga DPRD memutuskan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada 5 Maret mendatang.

Mereka akan menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Dinas LHK guna memastikan status lahan tersebut, apakah masuk dalam kawasan hutan lindung atau hutan produksi.

Baca Juga :  Kajati Sumut Terima Penghargaan dari Kementerian LHK atas Dedikasi Penegakan Hukum

Sementara itu, DPRD meminta agar sebelum ada kepastian lebih lanjut, pihak perusahaan diminta hentikan semua aktivitas. (Red)

Tags: Bantah dukungan AnggotaLahan hutan negaraLHKMafia TanahPantai Labu

Berita Lainnya

Driver Ojol di Medan Diduga Jadi Korban Begal Bermodus Orderan Offline
Peristiwa

Driver Ojol di Medan Diduga Jadi Korban Begal Bermodus Orderan Offline

3 Juni 2026
Beberapa Jam Hujan Guyur Kota Medan, Sejumlah Ruas Jalan Terendam Banjir
Peristiwa

Beberapa Jam Hujan Guyur Kota Medan, Sejumlah Ruas Jalan Terendam Banjir

3 Juni 2026
Ngaku Ketua Ormas, Seorang Pria Diduga Kerap Ganggu Perbaikan Tower Protelindo di Belawan Bahari
Peristiwa

Ngaku Ketua Ormas, Seorang Pria Diduga Kerap Ganggu Perbaikan Tower Protelindo di Belawan Bahari

2 Juni 2026
Tragis! Adik Anggota TNI Dibacok Sejumlah Pria di Kawasan Jermal Kota Medan
Peristiwa

Tragis! Adik Anggota TNI Dibacok Sejumlah Pria di Kawasan Jermal Kota Medan

31 Mei 2026
Bentrok Ormas PP dan Ormas IPK Pecah, Polda Sumut Amankan Pria Bersajam
Peristiwa

Bentrok Ormas PP dan Ormas IPK Pecah, Polda Sumut Amankan Pria Bersajam

29 Mei 2026
Pengemis di Kota Medan Diduga Lempari Mobil Karena Tak Diberi Uang
Peristiwa

Pengemis di Kota Medan Diduga Lempari Mobil Karena Tak Diberi Uang

25 Mei 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

20 Juni 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

25 Februari 2026
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025

Berita Terkini

Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

Polresta Deli Serdang Diminta Transparan Perdamaian Kasus Guru Mengaji

8 Juni 2026
Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

Pendukung Timnas Kecewa Panitia Stadion Bungkam Motor Hilang Diparkiran

8 Juni 2026
‎Dari Laut Aceh untuk Anak Yatim, Hasil Lomba Mancing MMF Jadi Rezeki Anak Panti Asuhan  ‎

‎Dari Laut Aceh untuk Anak Yatim, Hasil Lomba Mancing MMF Jadi Rezeki Anak Panti Asuhan ‎

8 Juni 2026
Laga Indonesia Vs Vietnam Dugaan Calo Tiket Merajalela

Laga Indonesia Vs Vietnam Dugaan Calo Tiket Merajalela

8 Juni 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekobis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini