Banda Aceh | TubinNews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) berdasarkan jenjang pendidikan masih menunjukkan lulusan perguruan tinggi sebagai kelompok dengan persentase pengangguran tertinggi di Aceh.
Berdasarkan data ketenagakerjaan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025 yang dirilis BPS Aceh pada Kamis (5/2/2026), tingkat pengangguran tertinggi berasal dari penduduk berpendidikan Diploma IV/S1/S2/S3 dengan persentase mencapai 8,68 persen.
Kepala BPS Aceh, Agus Andria S.ST., M.Si., mengatakan kondisi tersebut mencerminkan tantangan penyerapan tenaga kerja berpendidikan tinggi di Aceh.
“Pengangguran terbuka tertinggi masih didominasi oleh lulusan pendidikan tinggi, khususnya Diploma IV hingga Strata, kondisi ini mencerminkan tantangan dalam penyerapan tenaga kerja berpendidikan tinggi di Aceh,” ujarnya dikutip dari rilis resminya, Sabtu (7/2/2026).
Sebaliknya, tingkat pengangguran terendah tercatat pada penduduk dengan tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah, dengan persentase yang lebih kecil dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.
Agus menjelaskan, rendahnya tingkat pengangguran pada kelompok berpendidikan dasar tidak serta-merta mencerminkan kondisi kesejahteraan yang lebih baik.
Menurutnya, kelompok ini cenderung lebih cepat masuk ke pasar kerja, terutama pada sektor informal.
“Kelompok dengan pendidikan rendah umumnya lebih cepat menerima pekerjaan yang tersedia, terutama di sektor informal,” ungkapnya.
Penduduk dengan pendidikan rendah umumnya bekerja pada sektor yang memiliki fleksibilitas tinggi, sehingga secara statistik lebih cepat tercatat sebagai penduduk bekerja dibandingkan lulusan pendidikan tinggi yang cenderung menunggu pekerjaan sesuai dengan kualifikasi.









