Aceh Barat ||Tubinnews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus bergerak cepat memulihkan akses jalur transportasi yang terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah terisolir.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan konektivitas dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Salah satu fokus penanganan saat ini adalah perbaikan akses jalan utama menuju Kecamatan Pante Ceureumen. Jalur tersebut sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu, sehingga menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik dan layanan dasar.
Tim PUPR Aceh Barat hingga kini masih berjibaku di lapangan untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan pembukaan akses darurat agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hard, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan perbaikan tanggul jalan yang putus di kawasan pulo Teungoh- Keutambang Kecamatan Pante Ceureumen.
Penanganan dilakukan dengan normalisasi sungai sepanjang sekitar 500 meter, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan tanggul dan badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter.
“Untuk sementara masih menggunakan tanggul darurat. Dalam pekerjaan ini, PUPR menyiapkan sekitar 75 batang kelapa sebagai material penahan,” ujar Beni Hard.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan pengerjaan akses jalan tersebut dapat rampung dalam waktu satu minggu ke depan, sehingga kendaraan dan masyarakat sudah dapat melintas kembali.
“Harapannya, akses ini bisa segera bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi solusi awal. Ke depan, akan dilanjutkan dengan pekerjaan rekonstruksi secara permanen agar jalur ini lebih aman dan tahan terhadap bencana,” pungkasnya.









