Selasa, 10 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Fokus Redaksi

Kisah Ajirna: Menggoreng Rezeki di Pagi Buta demi Keluarga

Riska Amelia by Riska Amelia
21 Januari 2026
Ajirna menggoreng kue di dapur rumahnya di Kecamatan Montasik, Aceh Besar

Ajirna menggoreng kue di dapur rumahnya di Kecamatan Montasik, Aceh Besar

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh Besar | Tubinnews.com — Pagi di Kecamatan Montasik belum benar-benar terjaga. Jarum jam baru menunjuk pukul 06.15 WIB, sementara matahari masih bersembunyi di balik kabut tipis. Namun dari sebuah rumah sederhana, kehidupan sudah bergerak lebih dulu. Dentingan alat masak dan suara minyak mendesis memecah sunyi, menandai dimulainya hari bagi Ajirna (41).

Di dapur sempit itu, Ajirna berdiri di depan wajan panas. Tangannya cekatan menggoreng kue dan bakso goreng—dagangan yang sebentar lagi akan dititipkan ke sekolah dan warung kopi. Sesekali, perempuan paru baya itu mengangkat suara, membangunkan anak-anaknya agar segera bersiap ke sekolah. Pagi baginya bukan sekadar pergantian waktu, melainkan awal dari rangkaian kerja panjang yang menuntut tenaga, kesabaran, dan keikhlasan.

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-03-03-at-00.37.33-1-120x86 Kisah Ajirna: Menggoreng Rezeki di Pagi Buta demi Keluarga

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri

3 Maret 2026
WhatsApp-Image-2026-03-02-at-00.52.44-120x86 Kisah Ajirna: Menggoreng Rezeki di Pagi Buta demi Keluarga

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

2 Maret 2026
WhatsApp-Image-2026-02-27-at-22.28.44-120x86 Kisah Ajirna: Menggoreng Rezeki di Pagi Buta demi Keluarga

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026

Ajirna adalah ibu dari empat anak. Sejak empat bulan terakhir, ia memilih membantu perekonomian keluarga dengan berjualan kue. Suaminya bekerja sebagai petani, menggantungkan hidup pada sawah dan kebun dengan penghasilan yang tak selalu pasti. Saat musim tanam, ia turun ke sawah. Ketika menunggu panen, ia beralih berkebun atau mengerjakan pekerjaan apa pun yang tersedia.

“Berjualan untuk membantu suami mencari nafkah,” ujar Ajirna singkat.

Setiap pagi, sebelum pukul setengah delapan, seluruh dagangan harus sudah siap. Anak pertamanya bertugas mengantarkan kue-kue tersebut ke sekolah dan tempat penitipan.

“Biasanya anak pertama yang antar, sekalian antar adik-adiknya,” katanya.

Jenis jualan Ajirna beragam—risol, tahu isi, hingga bakso goreng. Namun semua itu tak lahir dalam waktu singkat. Proses pembuatan dimulai sejak sore hari, selepas salat Asar. Adonan disiapkan dengan telaten, satu per satu. Sementara penggorengan dilakukan selepas salat Subuh, agar dagangan masih hangat ketika sampai ke tangan pembeli.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Dugaan Pungli Saat Razia Kendaraan di Lambaro Aceh Besar

Dalam sehari, kue-kue itu berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Pagi hari dititipkan di sekolah dan warung kopi, siang hari menyasar kedai-kedai di kampung. Pada hari tertentu, terutama saat kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Ajirna memilih berjualan langsung di halaman meunasah.

Soal penghasilan, Ajirna tak pernah mematok angka pasti. Omzet harian bisa berubah-ubah, tergantung laku atau tidaknya dagangan. Namun baginya, semua yang diperoleh adalah bagian dari rezeki yang patut disyukuri.

“Kadang lebih dari seratus ribu kalau habis semua, kadang sebagian juga ada yang tinggal. Rezeki sudah diatur sama Allah,” ucapnya dengan suara teduh.

Keempat anaknya kini menempuh jenjang pendidikan yang berbeda. Seorang duduk di kelas 1 SD, satu di kelas 6 SD, satu di kelas 2 MAN, dan anak sulungnya sudah mengenyam bangku kuliah. Kondisi itulah yang membuat Ajirna terus bertahan, meski lelah sering datang dan hasil tak selalu sebanding dengan tenaga.

“Yang bikin saya bertahan karena setiap hari pasti ada rezeki yang masuk, insyaallah. Walaupun tidak banyak, tapi bisa bantu kebutuhan keluarga dan anak-anak,” tuturnya.

Jika dagangan tak habis, Ajirna tak pernah menganggapnya sebagai kerugian. Sisa gorengan itu akan menjadi hidangan sederhana di rumah, disantap bersama anak-anak tanpa keluhan.

“Kalau tidak habis, dimakan sama anak-anak,” katanya sambil tersenyum.

Di balik dapur kecil dan rutinitas pagi yang melelahkan, Ajirna menyimpan harapan besar. Ia bermimpi suatu hari usaha kecilnya bisa tumbuh lebih jauh.

“Semoga ke depan usaha ini bisa lebih maju, bisa bikin kedai sendiri,” ujarnya penuh harap.

Dari dapur kecil itu, Ajirna setiap pagi tak hanya menggoreng kue jualanya. Ia juga sedang merawat harapan tentang keluarga, pendidikan anak-anak, dan masa depan yang perlahan ia bangun dengan tangannya.

Baca Juga :  Ketua MPR RI: Ulama Aceh Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Pascabencana
Tags: Aceh besarFeatureKisah InspiratifPerempuan TangguhUMKM

Berita Lainnya

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri
Featured

Arfiansyah dan Misi Mengembalikan Ilmu untuk Negeri

3 Maret 2026
Ilustrasi menunggu momen berbuka puasa (Foto: ilustrasi dibuat menggunakan Gemini AI)
Fokus Redaksi

Puasa sebagai Terapi Alami Rasulullah dalam Merawat Kebugaran Fisik

2 Maret 2026
Salah satu anak korban Keracunan MBG kecamatan Sp Mamplam, Jumat (27/2/2026) (dok/Masakini.co)
Fokus Redaksi

Ratusan Anak di Bireuen Diduga Alami Keracunan setelah Konsumsi Bakso Program MBG

27 Februari 2026
Ilustrasi utang sebagai batu besar yang harus dipikul seseorang dengan penuh susah payah. (Foto. Ilustrasi dibuat menggunakan ChatGPT)
Fokus Redaksi

Utang Bisa Menghanguskan Tiket Menuju Pintu Surga

25 Februari 2026
Buku Sebelum Kita Lupa Pulang. (Dok. Khalid Muntadzar)
Featured

Menulis Jalan Pulang untuk Mereka yang Terluka

10 Februari 2026
Buruh bangunan yang merupakan bagian dari pekerjaan setengah pengangguran. (Dok. suarasurabaya.net)
Ekonomi

Setengah Pengangguran Meningkat di Tengah Penurunan TPT Aceh

7 Februari 2026
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

21 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

26 Februari 2026

Berita Terkini

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

Sekda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadhan

9 Maret 2026
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Ketua TP PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan didampingi Direktur BUMD Grha Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza ST melakukan pemukulan bedug sebagai tanda dibukanya pelaksanaan Ramadan Fair dan Festival Rakyat 2026. (Dok/Ist)

Ramadan Fair Deli Serdang Dorong UMKM di Lubuk Pakam

9 Maret 2026
Kumpulan banyak nya wajan-wajan tanah liat yang tersusun rapi milik Nurmala. (TubinNews/Nurul Azkia)

Wajan Tanah Liat Kian Jarang Diminati di Pasar Beureunuen

9 Maret 2026
Komunitas Pemancing Aceh Gelar Aksi Sosial, Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim di Tugu Kilometer Nol Banda Aceh

Komunitas Pemancing Aceh Gelar Aksi Sosial, Berbagi Takjil dan Santuni Anak Yatim di Tugu Kilometer Nol Banda Aceh

9 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial