Banda Aceh | TubinNews.com – Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian terkait mutu pengadaan barang dan jasa di Polda Aceh serta sejumlah Polres jajaran. Penelitian berlangsung pada 5–8 Oktober 2026.
Penelitian tersebut mengangkat tema Evaluasi Mutu Hasil Pengadaan Barang/Jasa Berdasarkan Implementasi Sertifikasi Puslitbang Polri. Polda Aceh menjadi salah satu dari delapan Polda yang dipilih sebagai lokasi sampel penelitian.
Tim peneliti dipimpin Kombes Pol. Guno Pitoyo. Ia didampingi AKBP Septi Astuti dan Penata Tk. I Mulyanto. Dalam kegiatan tersebut, tim juga melibatkan Prof. Suryadi dari Universitas Indonesia sebagai narasumber.
Guno mengatakan pengadaan barang dan jasa memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian. Ketersediaan barang yang sesuai kebutuhan akan menunjang pelaksanaan tugas personel di lapangan.
Menurutnya, kualitas barang dan jasa juga perlu menjadi perhatian. Barang yang diterima harus sesuai spesifikasi, memiliki mutu yang baik, dan tersedia sesuai waktu yang dibutuhkan.
“Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran mengenai penerapan hasil sertifikasi Puslitbang Polri dalam proses pengadaan barang dan jasa,” Jelas Guno.
Ia menjelaskan, penelitian tersebut memiliki tiga fokus utama. Pertama, melihat penerapan hasil sertifikasi Puslitbang Polri dalam proses pengadaan.
Kedua, tim menilai mutu barang dan jasa yang diperoleh berdasarkan hasil sertifikasi. Ketiga, penelitian mengukur efektivitas sertifikasi dalam mendorong peningkatan kualitas hasil pengadaan.
Tim menggunakan metode penelitian gabungan atau mixed method. Metode tersebut memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara daring. Tim juga melakukan wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap barang hasil pengadaan yang tersedia di satuan kerja Polda Aceh dan Polres jajaran.
Guno berharap penelitian itu menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan Polri dan pemangku kepentingan.
Rekomendasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem penjaminan mutu. Selain itu, hasil penelitian diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengadaan serta memastikan barang dan jasa yang tersedia sesuai kebutuhan operasional kepolisian.
Ia menambahkan, kegiatan penelitian ini merupakan bagian dari upaya Puslitbang Polri memberikan dukungan berbasis data dan kajian ilmiah.
“Puslitbang Polri terus berupaya memberikan kontribusi melalui penelitian dan kajian ilmiah untuk mendukung tata kelola pengadaan barang dan jasa yang berkualitas, efektif, transparan, dan akuntabel,” pungkas Guno.






