Serba-Serbi

Pelantikan Sapma PP Sumut 2026–2031 Dirangkai Renungan Suci G30S

×

Pelantikan Sapma PP Sumut 2026–2031 Dirangkai Renungan Suci G30S

Sebarkan artikel ini
Foto bersama keluarga besar Pemuda Pancasila setelah kegiatan selesai. (Dok. Ist)
Foto bersama keluarga besar Pemuda Pancasila setelah kegiatan selesai. (Dok. Ist)

Deli Serdang | TubinNews.com – Kepengurusan Satuan Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Sumatera Utara periode 2026–2031 resmi dilantik di Kampung Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (30/9/2026) malam.

‎Pelantikan dipimpin Ketua Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Sapma Pemuda Pancasila, Aulia Arif.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0201/Medan Kolonel Inf. Fernando Batubara, perwakilan Forkopimda Sumut, Ketua Panitia H. Sugiat Santoso, serta Ketua Sapma Pemuda Pancasila Sumut terpilih, M. Firman Shah.

Kegiatan dirangkai dengan Malam Renungan Suci untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang dipimpin Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumut, Musa Rajekshah atau Ijeck.

‎Dalam sambutannya, Ijeck mengajak generasi muda untuk memahami sejarah bangsa, menjaga ideologi Pancasila, serta memperkuat persatuan dan kesatuan.

‎Ia menegaskan bahwa perjuangan dan pengorbanan para pendahulu harus menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk menjaga keutuhan bangsa.

‎”Untuk menjaga ideologi negara kita dan semoga suasana ini tidak terulang kembali. Kita ingin juga generasi-generasi muda kita mengingat sejarah dan untuk menjaga kebersamaan, kesatuan ini,” ujar Ijeck.

‎Ia juga meminta seluruh kader Pemuda Pancasila meningkatkan kegiatan sosial dan berbagai aktivitas positif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

‎”Ya, saya minta jajaran Pemuda Pancasila seluruhnya untuk berkegiatan sosial di masyarakat, berkegiatan positif di masyarakat, dan juga bermanfaat yang baik untuk masyarakat,” tegasnya.

‎Rangkaian acara ditutup dengan tabur bunga di Tugu Ampera atau Tugu Pancasila sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *