Medan | Tubinnews.com — Pertemuan antara jurnalis dengan Humas PT Kawasan Industri Medan, Nico, berlangsung santai namun penuh keterbukaan terkait klarifikasi pemberitaan limbah di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli.
Dalam pertemuan tersebut, Nico menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai penyambung informasi kepada masyarakat, khususnya terkait pengelolaan limbah dari lebih 400 tenant yang beroperasi di kawasan industri tersebut.
Menurutnya, pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PT KIM dilakukan sesuai regulasi dan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, pihak perusahaan juga rutin melakukan monitoring terhadap seluruh tenant.
“Kita tetap melakukan pengawasan terhadap tenant-tenant. Jika ada temuan, baik dari internal maupun laporan masyarakat, pasti kita tindak lanjuti bersama tim monitoring,” ujar Nico kepada jurnalis.
Usai pertemuan, tim monitoring bersama jurnalis melakukan peninjauan langsung proses pengelolaan limbah dari hulu hingga hilir. Dalam pemantauan itu, rombongan melihat langsung aliran limbah masyarakat yang masuk ke jalur pembuangan melalui kawasan KIM hingga proses pengolahan limbah salah satu pabrik.
Pantauan jurnalis limbah dari sumur pengumpul dialirkan menuju Main Hall WWTP sebelum masuk ke bak penampungan dan disaring di Bak Equalisasi sedalam kurang lebih empat meter.
Selanjutnya, limbah diproses menuju kolam sparing dan diteruskan ke kolam retensi sebelum akhirnya dinyatakan layak untuk dibuang.
Dermawan selaku pengawas WWTP menjelaskan bahwa seluruh proses pengelolaan dilakukan bertahap agar limbah yang dibuang telah memenuhi standar pengolahan.
“Semua tahapan dilakukan agar limbah yang keluar sudah sesuai prosedur dan layak dibuang ke laut,” jelasnya saat mendampingi peninjauan.
Selain membahas pengelolaan limbah, pihak PT KIM juga menyampaikan kontribusinya terhadap masyarakat sekitar. Disebutkan, lebih dari 10 ribu masyarakat di wilayah Martubung, Marelan, dan Mabar telah diberdayakan sebagai tenaga kerja di kawasan industri tersebut hingga adanya CSR dan wisata sawah di Pematang Johar.
Namun Humas PT KIM juga mendukung untuk mengusut apabila adanya pembuangan limbah dari pabrik pabrik yang mencemari masyarakat sekitar untuk menyampaikan laporan resmi
Pertemuan dan peninjauan ini diharapkan dapat memberikan gambaran langsung kepada masyarakat terkait proses pengelolaan limbah di kawasan industri serta memperkuat keterbukaan informasi antara perusahaan, media, dan warga sekitar.















