Medan | Tubinnews.com – Menjelang Hari Raya, keluhan masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) semakin memuncak. Antrean panjang pembelian BBM jenis Pertamax terlihat di berbagai SPBU, khususnya di Kota Medan, hingga memicu keresahan di tengah warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular sejak pagi hingga malam hari. Kondisi ini diduga dipicu oleh kelangkaan Pertalite di sejumlah titik, sehingga masyarakat beralih ke Pertamax.
Seorang warga, Andre, mengungkapkan kekesalannya atas situasi yang terus berulang setiap menjelang hari besar.
“Antrian Pertamax panjang hari ini bang di semua SPBU, khususnya di Kota Medan, karena Pertalite kosong di mana-mana. Bakalan naik lagi ini minyak sepertinya, rakyat semakin menjeritlah pokoknya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung praktik yang dinilai merugikan masyarakat.
“Kadang-kadang biar cepat ketenganlah bang, itupun taulah kita kalau murni minyaknya. Malah keseringan oplosan. Bahkan lebih cepat Pertalite diborong motor-motor bodong,” tambahnya.
Keluhan ini memperkuat kekhawatiran publik bahwa distribusi BBM tidak merata dan rawan disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Humas Pertamina wilayah Sumbagut, Zaki, belum memberikan penjelasan rinci terkait kondisi tersebut.
“Menunggu giliran bg, agak menunggu pasti bg,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, pernyataan berbeda sebelumnya disampaikan oleh pihak Pertamina Regional Sumbagut melalui Fahrougi Andriani Sumampouw. Ia menegaskan bahwa informasi kelangkaan BBM tidak benar.
“Penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan normal dan stok BBM wilayah Aceh dan Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya dalam keterangan resmi beberapa waktu lalu.
Perbedaan antara kondisi di lapangan dan pernyataan resmi ini pun memicu tanda tanya di kalangan masyarakat. Banyak warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret agar distribusi BBM lebih merata dan tidak menimbulkan keresahan, terlebih di momen krusial menjelang Hari Raya.

















