Aceh Barat|| Tubinnews.com- Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Satu Kata Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan Governance and Integration Managerial Training bersama Bank Sampah Induk (BSI) dan Bank Sampah Unit (BSU), Senin (9/2/2026) di Aula Dinas PUPR Aceh Barat.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan manajerial, meningkatkan integrasi antar pengelola sampah, dan memperdalam pemahaman teknis dalam mengelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan di tingkat kabupaten.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH, IPM, ASEAN-Eng, mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM.
Dalam arahannya, Dr. Kurdi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk penguatan kapasitas bagi para pengelola TPST dan bank sampah agar mampu menyesuaikan diri dengan tantangan baru dalam pengelolaan sampah modern.
“Pelatihan ini menjadi momentum untuk melakukan upgrading atau pembaruan kemampuan yang sudah dimiliki. Kita ingin seluruh pengelola sampah memiliki pandangan dan strategi yang sama dari hulu hingga hilir,” ujar Kurdi.
Menurutnya, sistem pengelolaan sampah di Aceh Barat kini telah memiliki struktur yang cukup lengkap. Beberapa kecamatan telah memiliki bank sampah resmi dengan Surat Keputusan (SK) Bupati, yang berperan aktif dalam pengurangan timbulan sampah di wilayah masing-masing.
“Setiap hari Aceh Barat menghasilkan puluhan ton sampah. Jika 30 persen saja bisa dikelola di tingkat sumber melalui pemilahan, daur ulang, dan pemanfaatan ulang maka beban TPA bisa jauh berkurang. Itu sebabnya peran TPST dan bank sampah menjadi sangat penting,” jelasnya.
Kurdi juga mengapresiasi TPST Satu Kata yang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program pemerintah daerah menuju Aceh Barat bebas sampah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan solusi antarpengelola.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif TPST Satu Kata yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ini bukan hanya pelatihan, tapi juga langkah nyata untuk memperkuat sinergi antarunit pengelola sampah di kabupaten kita,” tambahnya.
Selain sesi materi dan diskusi, pelatihan ini juga diisi dengan pembahasan teknis mengenai tata kelola operasional TPST, manajemen bank sampah, serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah rumah tangga.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh pengelola sampah di Aceh Barat dapat bekerja lebih terarah, terintegrasi, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

















