Pendidikan

Kabut Asap Memburuk, Sejumlah SD di Deli Serdang Terapkan PJJ

×

Kabut Asap Memburuk, Sejumlah SD di Deli Serdang Terapkan PJJ

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Negeri 105290 Desa Kolam, Sonema. (TubinNews/Junaedi Daulay)
Kepala SD Negeri 105290 Desa Kolam, Sonema. (TubinNews/Junaedi Daulay)

Percut Sei Tuan | TubinNews.com – Sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada 16–21 Oktober 2026. Kebijakan ini mengikuti surat edaran terkait kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Utara.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah sekolah tampak sepi. Para siswa tidak mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasa, sementara beberapa guru tetap datang ke sekolah.

Kepala SD Negeri 105290 Desa Kolam, Sonema, mengatakan pihaknya langsung menyampaikan informasi PJJ kepada guru dan orang tua setelah menerima surat edaran tersebut.

“Informasi dari Gubernur Sumatera Utara sudah kami terima tadi malam melalui grup K3S kepala sekolah. Selanjutnya, kami meneruskannya ke grup sekolah dan wali kelas menyampaikan kepada orang tua,” ujarnya kepada TubinNews.

Ia menjelaskan, guru tetap hadir ke sekolah sekitar pukul 07.15 WIB. Beberapa siswa sempat datang, tetapi pihak sekolah memberikan penjelasan bahwa pembelajaran berlangsung dari rumah.

Guru kemudian menyampaikan materi melalui grup WhatsApp kelas masing-masing. Menurut Sonema, hanya sekitar sepuluh siswa yang sempat datang ke sekolah.

Ia mengatakan kondisi kabut pada Jumat pagi cukup pekat hingga membuat suasana terlihat gelap. Kondisi itu berbeda dari biasanya, ketika lingkungan sekolah mulai terang sekitar pukul 07.00 WIB.

Di tengah penerapan PJJ, pihak sekolah juga memanfaatkan waktu untuk membenahi fasilitas. Guru membersihkan ruang kelas, sementara sekolah menyelesaikan pengecatan dan menyiapkan pemasangan keramik di kelas enam.

Pihak sekolah juga memangkas pohon yang dinilai menghalangi cahaya di lingkungan sekolah serta memasang lampu.

Terkait pembagian masker, Sonema mengatakan pihak sekolah berencana membagikannya setelah siswa kembali belajar tatap muka.

Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara tidak berjalan selama PJJ. Menurut Sonema, pihak penyedia telah menyampaikan bahwa program tersebut akan kembali dilaksanakan setelah 21 Oktober 2026.

Baca Juga :  Isi Kuliah Umum di UIN Ar-Raniry: Wamenkominfo RI Soroti Pentingnya Literasi dan Keterampilan Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *