Medan | TubinNews.com – Bank Mandiri menghadirkan layanan ATM Emas di Medan dan Pekanbaru untuk memudahkan nasabah mengambil emas fisik dari saldo Tabungan Emas. Layanan ini terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri.
Regional CEO (RCEO) Region I/Sumatera 1 Bank Mandiri, I Gede Raka Arimbawa, mengatakan ATM Emas kini tersedia di 28 titik di Indonesia. Di wilayah Medan dan Pekanbaru, nasabah dapat mengakses layanan tersebut di KC Medan Pulau Pinang dan KC Pekanbaru Sudirman Bawah.
“Melalui ATM Emas, Bank Mandiri menghadirkan pengalaman investasi emas yang tidak hanya mudah diakses secara digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik,” ujar I Gede Raka dalam keterangan resmi, Kamis (15/10).
Cara Mengambil Emas melalui ATM
Nasabah dapat mengambil emas fisik melalui menu Ambil Emas di aplikasi Livin’ by Mandiri. Setelah memilih opsi pengambilan melalui ATM, nasabah memindai kode QR pada mesin.
Selanjutnya, nasabah mengikuti instruksi di layar untuk menentukan pecahan emas dan memasukkan kode verifikasi. Setelah proses selesai, nasabah dapat mengambil emas fisik beserta struk transaksi.
Selain melalui ATM Emas, nasabah juga dapat mengambil logam mulia di kantor cabang yang ditunjuk.
Investasi Emas Mulai Rp10 Ribu
Melalui Livin’ by Mandiri, nasabah dapat membuka Tabungan Emas, membeli dan menjual emas, serta memanfaatkan fasilitas cicilan. Nasabah juga bisa memantau pergerakan harga emas melalui aplikasi.
Bank Mandiri menetapkan setoran awal Tabungan Emas sebesar 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Pembelian berikutnya dapat dimulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000.
Produk Tabungan Emas ini menyediakan pilihan emas dari ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Transaksi digital tersedia secara real-time selama 24 jam.
Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas) bagi nasabah yang ingin memiliki emas melalui cicilan. Fasilitas tersebut menawarkan skema bunga dan cicilan yang kompetitif, dengan harga emas dikunci saat pengajuan.
Setelah cicilan lunas, emas masuk ke saldo Tabungan Emas. Nasabah kemudian dapat memperdagangkan saldo tersebut atau mengambilnya dalam bentuk fisik.
Perkuat Ekosistem Bulion
Pengembangan ATM Emas menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri memperluas layanan bulion setelah memperoleh lisensi kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hingga Agustus 2026, Livin’ by Mandiri tercatat memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar. Jumlah tersebut menjadi salah satu modal perseroan untuk memperluas akses layanan keuangan digital, termasuk investasi emas.
Ke depan, Bank Mandiri menyiapkan sejumlah layanan tambahan. Rencana tersebut meliputi Multiguna Emas untuk pengajuan pinjaman tunai dengan agunan emas, Autodebet Emas untuk investasi rutin, serta Transfer Emas antar pengguna Livin’.
”Kami harap inovasi pelayanan ini dapat mendorong masyarakat membangun aset secara bertahap sekaligus mendukung penguatan ekosistem bulion nasional,” pungkas I Gede Raka






