Aceh Barat || Tubinnews.com || Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt) untuk tiga posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, yaitu Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Tarfin, S.Sos, Plt Sekretaris Dinas Dayah, Hendra Saputra, S.Pd serta Plt Sekretaris BPKD, Safran Jauhari, SE. Penyerahan SK berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Barat, Rabu (1/4/2026), disaksikan Asisten Administrasi Umum dan sejumlah Kepala SKPK.
Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para pejabat yang telah purna tugas dan selama ini mengemban tanggung jawab yang tidak ringan. Ia menegaskan bahwa bagi pejabat yang baru menerima amanah, tugas ke depan membutuhkan kerja ekstra dan komitmen yang lebih tinggi.
“Tantangan kita ke depan semakin besar, bukan hanya soal anggaran, tetapi juga tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Mulai 1 Januari, belanja pegawai tidak boleh melebihi 30 persen. Ini mengharuskan kita bekerja lebih efisien dan lebih kreatif,” tegas Bupati.
Ia juga menyinggung isu nasional terkait antisipasi penyesuaian formasi P3K yang saat ini tengah menjadi perhatian berbagai daerah. Tarmizi memastikan bahwa kebijakan tersebut akan terus dievaluasi agar tidak membebani keuangan daerah.
Meski dengan anggaran terbatas, Bupati meminta seluruh pejabat yang menerima SK untuk mampu menghadirkan program tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Dengan dana yang minim, kita tetap harus mampu menjawab persoalan masyarakat. Harus ada effort lebih. Kita dituntut bekerja cerdas, efektif, dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Kepada Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Bupati Tarmizi menekankan pentingnya hilirisasi produk perikanan sebagai langkah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Produk perikanan kita melimpah, tapi harus diolah agar punya nilai tambah. Hilirisasi adalah cara menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” katanya.
Untuk Program Dayah kata Tarmizi, Harus Lebih Terintegrasi, Ia meminta agar program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.
“Selain pembangunan fisik, perlu ada program yang menyatukan seluruh dayah. Misalnya event atau kegiatan bersama yang memberi ruang bagi dayah berkembang, termasuk fokus pada penguatan dayah Darul Itami,” ujarnya.
Sedangkan untuk BPKD Tarmizi memiminta Dongkrak PAD Tanpa Membebani Rakyat, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa tugas pengelolaan keuangan daerah semakin berat.
“PAD harus naik, tetapi jangan sampai menyulitkan masyarakat. Kita butuh inovasi, bukan kebijakan yang memberatkan rakyat,” pesan Tarmizi.
Bupati Tarmizi berharap para pejabat yang baru menerima amanah dapat bekerja cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Aceh Barat.
“Ini bukan hanya tugas, tetapi pengabdian. Dengan niat baik dan kerja sungguh-sungguh, insyaAllah Aceh Barat terus bergerak maju,” pungkasnya.















