Selasa, 17 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ketika Diskon Mengalahkan Lailatul Qadar

Redaksi by Redaksi
17 Maret 2026
Ketika Diskon Mengalahkan Lailatul Qadar
Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Oleh : Dr. Erizar, M.Ed ,C.PS,C.HL (Akademisi STAIN Meulaboh/ Wakil Ketua PC NU Aceh Barat)

Tubinnews.com || Ada sesuatu yang berbeda kini hadir di penghujung Ramadan. Jika dahulu malam-malam terakhir bulan suci ini diisi dengan linangan air mata di sajadah, lantunan ayat yang mengalir dari masjid ke gang-gang kampung, dan barisan orang yang berdesakan mengejar malam seribu bulan, maka kini yang hadir adalah sesuatu yang lain: notifikasi diskon, troli belanja, dan keramaian di pusat perbelanjaan hingga dini hari.

BeritaTerkait

Screenshot_20260317_222150_WhatsApp-120x86 Ketika Diskon Mengalahkan Lailatul Qadar

Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan

17 Maret 2026
IMG-20260317-WA0082-120x86 Ketika Diskon Mengalahkan Lailatul Qadar

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pasi Jeut

17 Maret 2026
IMG-20260317-WA0023-120x86 Ketika Diskon Mengalahkan Lailatul Qadar

Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaluddin Idham di Nagan Raya

17 Maret 2026

Di Aceh, tanah yang menyebut dirinya Serambi Mekkah, fenomena ini terasa lebih menyentuh. Sepuluh malam terakhir Ramadan yang dalam tradisi Islam diyakini menyimpan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan kini bersaing ketat dengan diskon besar-besaran pakaian lebaran, promo elektronik, dan antrean panjang di toko-toko yang tetap buka hingga subuh.

“Masjid yang biasanya penuh sesak di malam-malam ganjil kini terasa lengang. Shaf yang tak lagi rapat, dan suara imam yang bergema di ruang yang separuh kosong.”

Di sudut lain kota, warung kopi tetap ramai. Asap rokok bercampur uap kopi, obrolan tentang harga baju yang turun 50%, rekomendasi toko mana yang paling murah semua menjadi topik hangat. Tidak ada yang berbicara tentang tanda-tanda Lailatul Qadar. Tidak ada yang membahas keutamaan itikaf. Yang ada hanya kalkulasi belanja dan perbandingan harga.

Baca Juga :  Bhayangkara Fest 2024, Polisi Akan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Fenomena yang Perlu Kita Renungkan

Bukan berarti berbelanja di Ramadan adalah kesalahan. Islam tidak melarang umatnya mempersiapkan kebutuhan Idulfitri. Namun persoalannya bukan pada belanjanya — persoalannya ada pada prioritas yang telah bergeser secara diam-diam dan tanpa kita sadari.

Ketika seorang ibu rela berdiri berjam-jam di antrean kasir demi sepatu diskon, namun tak sanggup berdiri satu rakaat witir tambahan di malam ganjil ada sesuatu yang telah terbalik. Ketika seorang ayah begadang hingga pukul tiga pagi menjelajahi toko demi toko, namun enggan menginjakkan kaki ke masjid di jam yang sama untuk qiyamul lail ada sesuatu yang patut kita tanyai dalam diri kita.

Lantunan ayat suci yang dulu terdengar dari tiap sudut rumah dan masjid kini berganti dengan notifikasi aplikasi belanja. Tadarus yang menjadi tradisi kini tinggal tradisi di atas kertas. Masjid-masjid di Aceh yang sejak awal Ramadan ramai kini berangsur sepi justru di saat yang seharusnya paling ramai di saat Lailatul Qadar kemungkinan besar sedang mengetuk pintu.

“Lailatul Qadar tidak datang dengan pengumuman. Ia hadir diam-diam, dan hanya mereka yang berjagalah yang berkesempatan menemuinya.”

Ini bukan semata-mata soal individu yang lemah iman. Ini adalah cerminan sebuah arus budaya yang mengalir deras budaya konsumsi yang begitu cerdas menyelipkan dirinya ke dalam momen-momen paling sakral sekalipun. Ramadan, yang sejatinya adalah ujian pengendalian diri, kini justru menjadi puncak musim konsumsi. Kapitalisme tidak memandang bulan suci; ia hanya memandang peluang.

Solusi: Kembali kepada yang Esensial

Kritik tanpa solusi hanyalah keluhan. Maka mari kita pikirkan bersama apa yang bisa dilakukan oleh diri sendiri, oleh keluarga, dan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Kobra Sumut Siap Menangkan Bobby Nasution Untuk Gubernur Sumatra Utara, Begini Kata Donal Pardamean Sitorus, S.H

Pertama, mulailah dari pemahaman yang benar. Lailatul Qadar bukan sekadar cerita indah dalam kitab kuning. Ia adalah malam nyata, malam yang nilai amalnya setara lebih dari 83 tahun ibadah. Pemahaman ini harus kembali dihidupkan di pengajian, di mimbar Jumat, di meja makan keluarga, di status media sosial. Jangan biarkan ia hanya menjadi pengetahuan tanpa rasa.

Kedua, buat komitmen keluarga. Sepakati bersama bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan adalah waktu keluarga untuk ibadah, bukan untuk pusat perbelanjaan. Atur waktu belanja di siang hari atau di awal Ramadan. Jadikan malam-malam ganjil sebagai momen yang ditunggu-tunggu, bukan yang dihindari karena kelelahan berbelanja.

Ketiga, masjid harus tampil lebih hidup. Para pengurus masjid dan ulama perlu menghadirkan program itikaf dan qiyamul lail yang menarik bukan hanya salat berjamaah, namun juga tausiah ringan, tadarus bersama, dan suasana yang hangat sehingga orang betah berlama-lama. Masjid yang sunyi bukan hanya kehilangan jamaah; ia kehilangan perannya sebagai jangkar spiritual masyarakat.

Keempat, bijak bermedia sosial. Alih-alih mengisi beranda dengan konten promo dan diskon, isi dengan pengingat tentang keutamaan malam-malam terakhir Ramadan. Satu postingan yang menyentuh hati bisa menggerakkan satu orang untuk bangkit dari tidurnya dan menuju sajadah.

Tags: ErizarOpini

Berita Lainnya

Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan
Peristiwa

Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan

17 Maret 2026
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pasi Jeut
Peristiwa

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM Kunjungi Rumah Tidak Layak Huni di Desa Pasi Jeut

17 Maret 2026
Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaluddin Idham di Nagan Raya
Peristiwa

Ribuan Warga Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Jamaluddin Idham di Nagan Raya

17 Maret 2026
Waspada! Oknum Gunakan Foto Profil Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan
Peristiwa

Waspada! Oknum Gunakan Foto Profil Ketua PWI Aceh Barat Diduga untuk Penipuan

17 Maret 2026
Bupati Simeulue Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan, Wartawan Kotrol Dalam Kebijakan Pemerintah Yang Berimbang 
Peristiwa

Bupati Simeulue Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan, Wartawan Kotrol Dalam Kebijakan Pemerintah Yang Berimbang 

17 Maret 2026
Kapolsek Teluk Dalam Digantikan Wardika Saputra
Peristiwa

Kapolsek Teluk Dalam Digantikan Wardika Saputra

16 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial