Aceh Barat || Tubinnews.com ||Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, melakukan kunjungan ke rumah tidak layak huni milik Zuretti di Desa Pasi Jeut, Kecamatan Woyla Barat pada Selasa (17/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga memberikan bantuan dan berbuka puasa bersama keluarga Zuretti serta masyarakat setempat.
Tarmizi menjelaskan bahwa informasi mengenai kondisi rumah tidak layak huni tersebut diperolehnya melalui media sosial. Rumah tersebut, yang juga dihuni oleh seorang anak yatim, benar-benar dalam kondisi yang memprihatinkan.
Rumah ini betul-betul tidak layak huni Kebetulan saya baru pulang dari Jakarta, jadi saya langsung ke Meulaboh dan singgah untuk berbuka puasa bersama di sini, sambil menyerahkan bantuan untuk kebutuhan mereka,” ujar Tarmizi.
Lebih lanjut, Tarmizi menyoroti bahwa rumah tersebut tidak memiliki sambungan listrik. Namun, ia memastikan bahwa sebelum hari raya nanti, rumah tersebut akan segera dialiri listrik.
“Sebelum hari raya, rumah ini sudah harus dialiri listrik. Setelah Lebaran, kita langsung bangun rumah baru yang permanen. Ini akan jadi prioritas, dan saya ingin memastikan tidak ada lagi rumah seperti ini di Woyla Barat. Sebelumnya, saya sudah perintahkan semua Camat untuk memastikan bahwa tidak ada rumah yang seperti ini, terutama yang dihuni oleh anak yatim, dan informasi tersebut tidak sampai ke saya,” tegasnya.
Tarmizi juga menekankan pentingnya saluran informasi yang tepat mengenai rumah tidak layak huni di wilayah masing-masing. Ia menyatakan, bahwa informasi semacam itu seharusnya diperoleh dari Camat atau Keuchik, bukan melalui media sosial. Jika anggaran Pemkab tidak mencukupi untuk membangun rumah baru, maka akan direhab, dan jika perlu, dana CSR akan digunakan.
“Awalnya, saya percayakan Camat dan Keuchik untuk mengumpulkan data. Namun setelah Lebaran, saya perintahkan Dinsos dan BPBD untuk mengambil alih pendataan di setiap desa,” tutup Tarmizi.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Bupati Aceh Barat dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warganya.









