Kamis, 26 Februari 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Akademisi: KDRT Jadi Faktor Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Nurul Azkia by Nurul Azkia
25 Februari 2026
Akademisi: KDRT Jadi Faktor Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Foto: Dr. Agustin Hanafi, Lc., M.A., Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh. (dok. Tubinnews).

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Banda Aceh | TubinNews.com – Dosen Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Agustin Hanafi, Lc., M.A., mengungkapkan bahwa faktor utama penurunan angka pernikahan di Aceh bukan disebabkan oleh tingginya harga emas, melainkan trauma terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Hal tersebut disampaikan dalam kultum usai salat Zuhur di Masjid Fathun Qorib, UIN Ar-Raniry, pada Selasa (24/02/2026).

BeritaTerkait

IMG-20260213-WA0000-120x86 Akademisi: KDRT Jadi Faktor Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Alumni PTI UIN Ar-Raniry Raih Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

13 Februari 2026
10213110-5-120x86 Akademisi: KDRT Jadi Faktor Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Bupati dan Wabup Resmikan Toilet SDN 101742 Hamparan Perak

13 Februari 2026
WhatsApp-Image-2026-02-10-at-17.42.48-120x86 Akademisi: KDRT Jadi Faktor Turunnya Angka Pernikahan di Aceh

Oknum Kepsek SDN 3 Nibong Diduga Gelapkan Beasiswa PIP, Wali Murid: Saya Minta Proses Hukum

10 Februari 2026

Dalam pemaparannya, ia menyoroti tingginya angka perceraian yang terjadi belakangan ini.

“Angka perceraian yang sangat tinggi. Padahal dalam agama kita, seharusnya yang namanya perceraian harus dihindari, harus diperketat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil turun lapangan yang dilakukan pihaknya di beberapa kabupaten di Aceh tiga bulan lalu, ditemukan bahwa turunnya angka pernikahan tidak berkaitan dengan harga emas yang mencapai hampir Rp9 juta per mayam.

Menurutnya, tingginya harga emas tidak memengaruhi mahar maupun pelaksanaan pernikahan di masyarakat.

“Fakta yang sungguh mengejutkan, penyebab turunnya angka pernikahan ini adalah di antaranya karena banyak sekali perempuan yang trauma dengan apa yang dia lihat di sekelilingnya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, trauma tersebut muncul akibat pengalaman menyaksikan pertengkaran orang tua, kasus KDRT yang dilakukan ayah terhadap ibu, hingga pengalaman serupa yang dialami teman dekat, tetangga, maupun keluarga lainnya. Kondisi itu membuat sebagian perempuan memilih untuk tidak menikah karena merasa tidak akan mendapatkan kebahagiaan dalam rumah tangga.

Lebih lanjut, Dr. Agustin menjelaskan sejumlah faktor penyebab terjadinya KDRT, di antaranya suami yang tidak bertanggung jawab dalam menafkahi keluarga. Selain itu, keterlibatan dalam judi online juga menjadi pemicu keretakan rumah tangga karena berdampak pada kondisi ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Oknum Kepsek SDN 3 Nibong Diduga Gelapkan Beasiswa PIP, Wali Murid: Saya Minta Proses Hukum

“Di sisi lain, ada juga yang memiliki sifat temperamen dan posesif. Merasa istrinya sepenuhnya miliknya, harus selalu melapor, bahkan saat tidur pun video call harus tetap aktif. Itu dianggap atas nama cinta, padahal sebenarnya itu adalah mental yang sakit,” katanya.

Dr. Agustin juga mengungkapkan bahwa hampir semua korban KDRT telah mengenal calon suaminya dalam waktu yang cukup lama sebelum menikah, bahkan hingga lima tahun, dan sebenarnya telah melihat gejala-gejala seperti sikap posesif, mudah marah, dan takut kehilangan secara berlebihan.

Dalam kultum tersebut, ia mengingatkan generasi muda agar lebih selektif dalam memilih pasangan hidup. Menurutnya, sikap mengatur secara berlebihan, mudah marah ketika pesan tidak dibalas, hingga melakukan kekerasan fisik atas nama cinta merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.

“Kalau semenjak awal sudah diatur-atur, sedikit-sedikit marah atas nama cinta, bahkan sampai melakukan kekerasan, itu bukan calon pendamping hidup yang baik. Pastikan dari awal, lepaskan saja,” tegasnya.

Ia juga menyinggung adanya kasus kekerasan seperti menyundut pasangan dengan api rokok yang kerap disalahartikan sebagai bentuk kasih sayang.

“Naudzubillahi min dzalik, masih ada pemikiran bahwa disakiti itu bagian dari cinta,” ujarnya.

Dr. Agustin mengajak jamaah untuk memanfaatkan bulan suci Ramadan dengan bermunajat kepada Allah SWT agar diberikan pasangan hidup yang baik, bahagia dunia dan akhirat, serta dijauhkan dari KDRT dan berbagai keburukan lainnya.

Tags: Banda AcehKDRTPernikahanUin Ar raniry

Berita Lainnya

Naufal Maulana salah satu dari 300 peserta yang lulus menerima beasiswa Rusia 2026. (Dok. IG @sinopalkatanya)
Pendidikan

Alumni PTI UIN Ar-Raniry Raih Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

13 Februari 2026
Bupati dan Wabup Resmikan Toilet SDN 101742 Hamparan Perak
Pendidikan

Bupati dan Wabup Resmikan Toilet SDN 101742 Hamparan Perak

13 Februari 2026
Pamplet SDN 3 Nibong Aceh Utara.
Pendidikan

Oknum Kepsek SDN 3 Nibong Diduga Gelapkan Beasiswa PIP, Wali Murid: Saya Minta Proses Hukum

10 Februari 2026
Ketua K3S Percut Sei Tuan Halomoan Ritonga memberikan klarifikasi terkait isu pungli
Pendidikan

Halomoan Ritonga Ketua K3S Terancam Dicopot Bupati Deli Serdang Dugaan Pungli

10 Februari 2026
Disdik Deli Serdang Turun Tangan Telusuri Dugaan Penahanan Ijazah Siswi SMA Al Maksum
Pendidikan

Disdik Deli Serdang Turun Tangan Telusuri Dugaan Penahanan Ijazah Siswi SMA Al Maksum

7 Februari 2026
Sofyan Tan Prihatin Siswi SD di NTT Meninggal Siap Berjuang Demi Pendidikan di Deli Serdang
Pendidikan

Sofyan Tan Prihatin Siswi SD di NTT Meninggal Siap Berjuang Demi Pendidikan di Deli Serdang

6 Februari 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial