Banda Aceh | TubinNews.com – Aktivitas ekonomi pedagang kecil di kawasan destinasi wisata Blang Padang, Banda Aceh, tetap berlangsung pada malam pergantian tahun. Namun, jumlah pengunjung tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu pedagang mengaku mengalami penurunan omzet, yang diduga dipengaruhi bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra yang terjadi pada November hingga Desember 2025.
Yeni, pedagang asal Ulee Lheue, mengatakan pengunjung memang memadati kawasan Blang Padang pada malam tahun baru. Meski demikian, jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Semalam memang ramai, tapi tidak seramai dulu. Tahun-tahun sebelumnya jauh lebih ramai,” ujar Yeni kepada Tubinnews, Kamis (1/1/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya Blang Padang kerap dipadati pengunjung dari luar daerah, terutama selama masa libur akhir tahun.
“Biasanya dari tanggal 25 Desember sampai 5 Januari itu ramai. Banyak tamu dari Medan dan luar kota. Sekarang hampir tidak ada, sepi,” tambahnya.
Menurut Yeni bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra turut memengaruhi mobilitas masyarakat. Selain faktor empati, kekhawatiran terhadap kondisi perjalanan juga menjadi alasan berkurangnya jumlah pengunjung.
“Mungkin orang-orang takut bepergian karena sedang bencana di Aceh, takut di jalan macet-macetan. Biasanya dari Museum Tsunami mampir makan ke sini, sekarang tidak ada,” tambahnya.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pendapatan pedagang. Yeni menyebutkan omzet penjualan yang diperoleh pada akhir tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia juga menambahkan salah satu faktornya karena akses jalan gerbang masuk dekat warungnya ditutup akibat perbaikan.
“Omzet agak kurang. Kemarin juga akses jalan sempat ditutup karena perbaikan, jadi pembeli tidak bisa masuk dari arah sini. Baru semalam dibuka,” pungkasnya.
Aceh dikenal tidak menjadikan malam tahun baru sebagai ajang perayaan dari tahun ke tahun. Namun, kawasan ruang publik seperti Blang Padang biasanya tetap dimanfaatkan warga sebagai destinasi wisata dan pedagang kecil untuk berjualan. Tahun ini, dampak bencana alam dinilai ikut memengaruhi denyut ekonomi pelaku Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Banda Aceh, terutama pada momentum akhir tahun.

















