Rabu, 11 Maret 2026
TubinNews
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Daerah
    • Aceh
    • SUMATERA UTARA
    • Sumatera Selatan
    • Banda Aceh
    • Langsa
    • Aceh Barat
    • Aceh Tenggara
    • SIMEULUE
    • SINGKIL
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Serba-Serbi
No Result
View All Result
TubinNews
No Result
View All Result
Home Opini

Infrastruktur Buruk Hambat Kapal dan Pesawat Kargo Masuk Aceh

Redaksi by Redaksi
22 Januari 2025
Infrastruktur Buruk Hambat Kapal dan Pesawat Kargo Masuk Aceh

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, Safuadi. (Foto: Ist).

Bagikan ke FBBagikan ke WABagikan ke Twitter

Aceh, Tubinnews.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, Safuadi, mengimbau pemerintah Aceh untuk memperkuat infrastruktur penunjang bisnis guna meningkatkan aktivitas ekonomi dan menarik investasi ke daerah tersebut.

“Pemerintah daerah dan DPRA Aceh sebaiknya fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang bisnis. Insentif pemerintah dapat diarahkan untuk mendukung hal ini,” ujar Safuadi dalam siaran persnya pada Senin (20/1/2025).

BeritaTerkait

WhatsApp-Image-2026-02-26-at-23.30.44-120x86 Infrastruktur Buruk Hambat Kapal dan Pesawat Kargo Masuk Aceh

Berani Jujur di Tengah Badai: Menag Nasaruddin dan Wajah Baru Pejabat Negara

26 Februari 2026
WhatsApp-Image-2026-01-05-at-17.24.55-120x86 Infrastruktur Buruk Hambat Kapal dan Pesawat Kargo Masuk Aceh

Tuduhan Konflik Kepentingan Yayasan Kemala Bhayangkari Sebagai Mitra MBG Dinilai Tidak Berdasar

5 Januari 2026
IMG-20260105-WA0020-120x86 Infrastruktur Buruk Hambat Kapal dan Pesawat Kargo Masuk Aceh

Refleksi HAB Kemenag ke-80: Dari Kerukunan Menuju Sinergi Umat di Tengah Bencana

5 Januari 2026

Ia menjelaskan bahwa infrastruktur di Aceh saat ini masih belum memadai, sehingga kegiatan bisnis belum dapat berjalan optimal. Menurutnya, penyediaan fasilitas pendukung semestinya menjadi tanggung jawab pemerintah, bukan dibebankan kepada pengusaha.

Sebagai contoh, kata Safuadi, Pelabuhan Malahayati di Aceh Besar saat ini hanya memiliki kedalaman sekitar 6-8 meter, sehingga hanya dapat menampung kapal dengan kapasitas maksimal 30 ribu ton. Sementara itu, kapal kargo modern rata-rata berkapasitas 50 ribu ton ke atas.

“Kapal-kapal besar tidak bisa merapat ke Pelabuhan Malahayati. Seharusnya kedalamannya ditingkatkan menjadi 14 meter agar kapal dengan kapasitas 50 ribu ton bisa datang. Kalau kapal bisnis tidak bisa merapat, tentu aktivitas bisnis juga terhambat,” tambahnya.

Selain pelabuhan, Safuadi juga menyoroti kondisi bandara di Aceh.

“Bandara Syekh Hamzah Fansyuri memiliki landasan sepanjang 1.400 meter, sementara idealnya landasan tersebut diperpanjang hingga 2.500 meter agar dapat mendukung penerbangan langsung untuk ekspor komoditas produktif”ungkapnya.

Hal serupa juga terjadi di Bandara Lasikin Simeulue yang memiliki landasan sepanjang 1.710 meter. Bandara tersebut belum dapat dilandasi pesawat kargo karena keterbatasan infrastruktur.

Baca Juga :  Jadi Korban Penyekapan, Wanita Muda Dipaksa Jalani Open BO di Aceh Besar

Menurut Safuadi, meskipun harus memangkas bukit, bandara ini perlu diperpanjang hingga 2.500 meter untuk mendukung ekspor hasil laut, seperti lobster dan ikan, langsung ke negara tujuan seperti Jepang dan Uni Emirat Arab.

“Pemanfaatan bandara di Aceh seharusnya tidak hanya untuk aktivitas penumpang, tetapi juga harus difokuskan pada peningkatan pergerakan barang,” jelasnya.

Safuadi menambahkan bahwa pertumbuhan aktivitas industri dan ekonomi bergantung pada lima faktor, yaitu pergerakan barang, uang, dokumen, orang, dan pasar. Jika kelima aspek ini dapat dikelola dengan baik, maka perekonomian Aceh dapat tumbuh signifikan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pengusaha dalam mendorong perekonomian Aceh.

Menurutnya, kolaborasi yang baik di antara ketiga pihak tersebut menjadi kunci kebangkitan ekonomi Aceh.

“Ketiganya harus berjalan bersama. Jika salah satu terputus, maka konektivitas tidak akan terjadi, dan Aceh akan sulit bangkit,” pungkas Safuadi.

 

Tags: AcehInfrastrukturKomoditas Aceh

Berita Lainnya

Berani Jujur di Tengah Badai: Menag Nasaruddin dan Wajah Baru Pejabat Negara
Opini

Berani Jujur di Tengah Badai: Menag Nasaruddin dan Wajah Baru Pejabat Negara

26 Februari 2026
Tuduhan Konflik Kepentingan Yayasan Kemala Bhayangkari Sebagai Mitra MBG Dinilai Tidak Berdasar
Opini

Tuduhan Konflik Kepentingan Yayasan Kemala Bhayangkari Sebagai Mitra MBG Dinilai Tidak Berdasar

5 Januari 2026
Refleksi HAB Kemenag ke-80: Dari Kerukunan Menuju Sinergi Umat di Tengah Bencana
Opini

Refleksi HAB Kemenag ke-80: Dari Kerukunan Menuju Sinergi Umat di Tengah Bencana

5 Januari 2026
Demi Sawit Bencana pun Tidak Masalah
Opini

Demi Sawit Bencana pun Tidak Masalah

21 Desember 2025
Simeulue di Persimpangan: Ketika Hutan Dikorbankan Atas Nama Ekonomi
Opini

Simeulue di Persimpangan: Ketika Hutan Dikorbankan Atas Nama Ekonomi

16 Desember 2025
Krisis Pengungsi Tripa Makmur: RPMM Tagih Tanggung Jawab Pemkab Nagan Raya
Opini

Krisis Pengungsi Tripa Makmur: RPMM Tagih Tanggung Jawab Pemkab Nagan Raya

7 Desember 2025
  • Trending
Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

Pemuda Asal Simeulue Diduga Tewas Dianiaya Saat Istirahat di Masjid Agung Sibolga

2 November 2025
Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

Polres Simeulue Amankan Terduga Pelaku Pelecehan Anak di Bawah Umur

21 Juni 2025
Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

Seorang Pemuda Meloncat Dari Kapal Aceh Hebat, Keberangkatan Kapal Tertunda Beberapa Jam

19 Oktober 2025
Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

Warga Simeulue Ditemukan Bunuh Diri di Kediamannya

26 Februari 2026

Berita Terkini

Pemkab Aceh Barat Dorong Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Aceh Barat Dorong Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah

11 Maret 2026
Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana Polisi Lakukan Penyelidikan

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana Polisi Lakukan Penyelidikan

11 Maret 2026
PUPR Aceh Barat Tangani Longsor Ruas Jalan Jawi-Sipot di Sungai Mas

PUPR Aceh Barat Tangani Longsor Ruas Jalan Jawi-Sipot di Sungai Mas

11 Maret 2026
Bupati Simeulue Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala SKPK 

Bupati Simeulue Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala SKPK 

10 Maret 2026
TubinNews

© 2025 TubinNews.com.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
    • Kejaksaan
    • TNI-POLRI
  • Daerah
    • Aceh
      • Banda Aceh
      • Aceh Barat
      • Langsa
      • Aceh Tenggara
      • Simeulue
      • Aceh Singkil
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Selatan
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Wisata
    • Kuliner
    • Gaming
    • Movie
  • Olahraga
  • Politik
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Hukrim
    • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
    • Ekonomi
    • Bisnis
  • Opini
  • Religi
  • Sosial