Toba | Tubinnnew.com – Viral vidio yang memperlihatkan seorang pria diduga kepala sekolah menunjuk sambil berbicara dengan nada tinggi kepada masyarakat mengaku jurnalis. Peristiwa itu disebut terjadi di lingkungan SMP Negeri 1 Girsang, Kabupaten Simalungun pada Rabu 29 April 2026.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial terlihat suasana memanas saat pembahasan terkait penggunaan Dana BOS Tahun 2024. Sosok pria dalam video tampak menunjuk ke arah lawan bicaranya dengan ekspresi emosional, diduga saat terjadi adu argumentasi mengenai transparansi anggaran sekolah.
Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah warga Junaidi Sinambela, yang mengaku sebagai warga Kabupaten Toba sekaligus pegiat jurnalis melayangkan surat pengaduan kepada Kapolres Simalungun.
Dalam keterangannya, Junaidi menyebut dirinya datang untuk meminta klarifikasi terkait penggunaan Dana BOS sebagai bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap keterbukaan informasi publik.

Namun situasi disebut berubah tegang setelah dirinya dipertanyakan soal asal daerah dan dianggap tidak berhak menanyakan anggaran sekolah karena bukan warga setempat.
Tak hanya itu, dalam pengaduannya Junaidi juga mengaku mendapat intimidasi verbal hingga dugaan ancaman untuk diusir dari lokasi sekolah.
Video dan surat pengaduan tersebut kini ramai diperbincangkan warganet. Banyak netizen menilai pejabat publik, terlebih di lingkungan pendidikan, seharusnya mampu memberikan penjelasan secara terbuka tanpa terpancing emosi.
Sementara itu, Junaidi meminta pihak kepolisian menindaklanjuti dugaan intimidasi, pelanggaran kode etik ASN, serta memberikan perlindungan hukum terhadap dirinya sebagai jurnalis.
Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan terkait viralnya video tersebut.
Publik pun menunggu hasil pemeriksaan dan penjelasan dari pihak terkait mengenai penggunaan Dana BOS yang dipersoalkan.
















