Banda Aceh | TubinNews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Aceh pada November 2025. Namun, pada periode yang sama, persentase setengah pengangguran justru mengalami peningkatan.
Berdasarkan laporan resmi ketenagakerjaan Aceh yang dirilis melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Kamis (5/2/2026), TPT Aceh pada November 2025 tercatat sebesar 5,60 persen. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,04 persen poin dibandingkan posisi Agustus 2025 yang sebesar 5,64 persen.
Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, menjelaskan bahwa meskipun jumlah pengangguran terbuka secara kuantitas menurun, indikator kualitas pekerjaan masih menunjukkan tantangan besar.
“Tingkat setengah pengangguran di Aceh pada November 2025 tercatat sebesar 15,94 persen atau naik 2,11 persen poin dibandingkan Agustus 2025,” ujar Agus.
Kepala BPS menjelaskan setengah pengangguran merujuk pada penduduk yang telah bekerja dengan jam kerja kurang dari 35 jam per minggu, namun masih mencari pekerjaan tambahan atau bersedia menerima pekerjaan lain. Menurut keterangannya, persentase pekerja paruh waktu juga mengalami peningkatan sebesar 0,97 persen pada periode yang sama.
Agus menegaskan bahwa kondisi ketenagakerjaan tidak hanya dilihat dari penurunan tingkat pengangguran terbuka, tetapi juga dari kualitas pekerjaan yang tercermin melalui kecukupan jam kerja penduduk yang bekerja.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Aceh yang bekerja belum memperoleh jam kerja yang optimal,” ungkapnya.

















