Jakarta | TubinNews.com — Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan pesan khusus kepada kaum perempuan di seluruh Indonesia agar menghindari pasangan laki-laki yang perokok. Pesan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial pribadinya pada Senin (12/1).
Budi menjelaskan, paparan asap rokok tidak hanya berdampak bagi perokok aktif, tetapi juga berisiko besar bagi orang di sekitarnya, termasuk perempuan yang tidak merokok. Menurutnya, kondisi tersebut sering kali tidak disadari, namun memiliki dampak kesehatan serius.
“Buat para perempuan, termasuk anakku sendiri, jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar. Dia yang merokok, tapi tubuhmu yang harus nanggung,” ungkap Budi, dikutip dari video di akun instagram pribadinya @bgsadikin, Jumat (16/1/2026).
Ia menerangkan bahwa asap rokok dapat menempel di udara, pakaian, rambut, hingga kulit orang-orang di sekitar perokok. Paparan tersebut, kata Budi, membuat perempuan berpotensi menjadi perokok pasif tanpa disadari.
“Itu bisa masuk ke tubuhmu tanpa disadari dan bikin kamu jadi perokok pasif,” ucapnya.
Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa perokok pasif memiliki risiko kesehatan yang tidak kalah serius. Salah satunya adalah meningkatnya risiko kanker serviks pada perempuan yang terpapar asap rokok secara terus-menerus.
Budi mengatakan, risiko kanker serviks pada perokok pasif bisa mencapai 40 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak terpapar asap rokok.
“Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, bikin aktivitas harian jadi susah, bahkan mendekatkanmu dengan kematian,” kata Budi.
Melalui pesan tersebut, Budi berharap masyarakat semakin memahami bahaya asap rokok, tidak hanya bagi perokok aktif, tetapi juga bagi orang-orang di sekitarnya, khususnya perempuan.

















