Simeulue | TubinNews.com – Open Turnamen Voli Ball Putra dan Putri Simeulue yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Simeulue dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PORSI ke-II (Pekan Olahraga Rakyat Simeulue) hingga kini belum menunjukkan kejelasan pelaksanaan. Padahal, pendaftaran turnamen tersebut telah dibuka sejak tanggal 20 hingga 26 November 2025.
Sejak dibukanya formulir pendaftaran, sejumlah tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Simeulue telah mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia penyelenggara. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan terkait jadwal pertandingan, technical meeting, maupun kepastian dimulainya turnamen.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan peserta. Para pemain dan manajer tim mengaku kecewa karena tidak adanya kejelasan dari pihak panitia maupun penyelenggara.
Salah satu perwakilan tim yang telah mendaftar menyampaikan bahwa pihaknya hanya bisa menunggu tanpa kepastian.
“Kami menunggu informasi dari pihak penyelenggara, namun sampai sekarang tidak ada penjelasan apa pun. Tidak ada pemberitahuan resmi mengenai alasan penundaan atau kapan turnamen akan dimulai,” ujar salah satu manajer tim kepada media.
Ia menambahkan, tidak adanya komunikasi yang jelas, baik secara pribadi kepada tim yang telah mendaftar, melalui surat resmi, maupun pemberitaan di media, menunjukkan lemahnya koordinasi panitia. Hal tersebut dinilai merugikan tim peserta yang telah mempersiapkan diri, baik dari segi latihan, waktu, maupun biaya.
“Kalau memang belum siap, seharusnya pendaftaran tidak dibuka. Ini terkesan kegiatan kurang persiapan dan tidak profesional. Kami hanya ingin kepastian, apakah turnamen ini benar-benar dilaksanakan atau tidak,” lanjutnya.
Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh beberapa tim lainnya yang merasa dirugikan akibat ketidakjelasan ini. Mereka berharap Dispora Simeulue sebagai penanggung jawab utama dapat segera memberikan penjelasan resmi kepada publik.
Sementara itu, saat media TubinNew.com mencoba mengonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simeulue, Helmy, melalui pesan WhatsApp, hingga berita ini diterbitkan belum ada respons atau klarifikasi yang diberikan.
Para peserta berharap pihak Dispora dan panitia penyelenggara segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan event olahraga di Kabupaten Simeulue.

















