Medan | Tubinnews.com — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Pancing, Kota Medan, pada Kamis (2/4/2026), yang melibatkan sejumlah pelajar dan mahasiswa. Insiden ini diduga dipicu aksi nekat seorang pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi saat mengejar terduga pelaku pencurian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, total korban dalam peristiwa ini mencapai tujuh orang. Mereka terdiri dari dua mahasiswa yang berboncengan menggunakan sepeda motor jenis CB, dua siswi SMA, serta tiga pelajar SMP yang juga berboncengan.
Peristiwa bermula saat pengendara motor CB melaju kencang dari arah berlawanan (lawan arus) diduga tengah mengejar maling. Namun nahas, di depan mereka melaju sepeda motor yang ditumpangi dua siswi SMA. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Akibat tabrakan tersebut, kendaraan di belakangnya yang ditumpangi tiga pelajar SMP tidak sempat menghindar dan ikut menghantam, sehingga terjadi kecelakaan beruntun yang mengerikan di lokasi kejadian.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat para korban tergeletak di badan jalan dengan kondisi memprihatinkan.
Beberapa di antaranya mengalami luka serius dengan darah mengalir di lokasi, memicu kepanikan warga sekitar yang berusaha memberikan pertolongan.
Informasi terbaru dari tenaga medis yang menangani korban di IGD RS Haji Medan menyebutkan, satu orang mahasiswa dinyatakan meninggal dunia saat menjalani penanganan. Sementara korban lainnya mengalami berbagai luka, mulai dari patah tulang, luka robek, hingga luka ringan.
Salah seorang warga di lokasi kejadian, Andre, menyebut kecelakaan terjadi sangat cepat dan mengejutkan.
“Motor itu kencang kali, dari arah berlawanan. Tiba-tiba langsung hantam yang di depannya, terus yang di belakang ikut nabrak. Semua terjadi dalam hitungan detik,” ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Saat dikonfirmasi, I Made Parwita menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami masih mengumpulkan data dan keterangan di lapangan. Untuk informasi lengkap akan segera disampaikan,” ujarnya singkat.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan agar tidak bertindak gegabah di jalan raya, terlebih dengan melanggar aturan seperti melawan arus dan berkendara dengan kecepatan tinggi, yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.














