Banda Aceh| TubinNews.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, melantik sejumlah pejabat fungsional serta memberikan tugas tambahan kepada tiga guru madrasah sebagai kepala madrasah.
“Perputaran jabatan ini adalah bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah. Kita hanya menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujar Azhari pada Rabu (04/03/2026).
Dua pejabat fungsional menerima kenaikan jenjang jabatan, yakni Khairuddin, dan H. Hamli, dari Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda menjadi Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Madya. Selain itu, Muhammad Syarif Hidayat, juga dilantik ke jenjang jabatan Pranata Keuangan APBN Mahir.
Sementara itu, tugas tambahan sebagai kepala madrasah diberikan kepada tiga guru, yaitu Mardiana, sebagai Kepala MTsN 5 Aceh Besar; Samsul Huda, sebagai Kepala MAN 1 Aceh Tamiang; serta Jalaluddin, sebagai Kepala MIN 14 Pidie Jaya.
Ia mengingatkan bahwa perubahan organisasi seperti rotasi dan mutasi tidak perlu dipolitisi, melainkan dipahami sebagai kebutuhan lembaga untuk mendorong kemajuan bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh pegawai membangun budaya kerja yang kolaboratif.
“Kita harus menjadi super tim, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Azhari juga menyinggung kondisi sejumlah madrasah yang terdampak banjir di Aceh.
“Para kepala madrasah segera melakukan pendataan kebutuhan fasilitas secara rinci agar dapat ditindaklanjuti,” tutupnya.









