Jakarta | TubinNews.com – Industri musik Indonesia tengah berduka atas kabar meninggalnya penyanyi sekaligus penulis lagu Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret. Informasi duka tersebut pertama kali diketahui melalui unggahan musisi Andi Rianto di akun X miliknya.
Kabar wafatnya Vidi kemudian dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media. Vidi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB.
Dalam pesan tersebut disampaikan, “Telah wafat anak saya, Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto. Vidi meninggal dunia didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas melepas kepergiannya menghadap Allah SWT pada 7 Maret pukul 16.33 WIB. Selamat jalan menuju cahaya Ilahi, Nak.”
Vidi meninggal dunia setelah enam tahun berjuang melawan kanker. Selama masa tersebut, ia menjalani berbagai proses pengobatan dan berusaha untuk pulih dari penyakit yang dideritanya.
Ia juga sempat terbuka mengenai kondisi kesehatannya kepada publik. Rangkaian perawatan yang dijalani membuat berat badannya turun cukup drastis, hingga sekitar 10 kilogram. Dalam salah satu unggahan di Instagram, Vidi sempat menyinggung perubahan warna kulitnya yang menjadi lebih cerah akibat obat kemoterapi yang dikonsumsinya.
Pada unggahan Instagram bertanggal 15 Desember 2025, suami dari Sheila Dara Aisha tersebut menuliskan refleksi mengenai perjalanan hidupnya sejak didiagnosis kanker enam tahun sebelumnya. Ia mengaku banyak mengalami perubahan dalam cara pandang hidup, termasuk soal prioritas dan rasa syukur.
Sebelumnya, pada tahun 2020, Vidi sempat dinyatakan pulih dari penyakitnya. Namun, melalui pemeriksaan rutin pada 2021, kanker tersebut kembali terdeteksi. Kondisinya kemudian semakin serius setelah pada 2023 diketahui bahwa kanker yang dideritanya telah mengalami metastasis atau menyebar ke beberapa bagian tubuh.
Meski demikian, Vidi berusaha menerima kondisinya dengan penuh rasa syukur dan berupaya berdamai dengan penyakit yang dihadapinya.
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debut berjudul Pelangi di Malam Hari pada 2008. Sepanjang kariernya, ia meraih berbagai penghargaan dan memberikan kontribusi besar bagi industri musik Indonesia.
Bahkan di tengah perjuangannya melawan penyakit, Vidi tetap aktif berkarya dan tampil, termasuk di podcast milik Deddy Corbuzier di YouTube yang bernama Pod Hub.
Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam, namun karya dan dedikasinya di dunia musik akan terus dikenang.









