Aceh Besar | TubinNews.com – Dayah Darul Muta’allimin resmi luncurkan program Daurah Ramadhan. Program intensif ini dirancang sebagai jawaban atas kekhawatiran minimnya kegiatan produktif di kalangan remaja selama bulan suci.
“kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memaksimalkan bulan suci dengan aktivitas yang lebih terarah dan produktif. Fokus utama kegiatan adalah penguatan akhlak dan pemahaman Al-Qur’an,” jelas Ketua Panitia Bagian Putri, Tgk. Safwatun Nisa Waruwu.
Ia mengatakan bahwa daurah ini terbuka bagi pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA dengan dua pilihan sistem kepesertaan,“Ada dua sistem yaitu pulang-pergi dan mondok,” ujar Tgk. Safwatun.
Kegiatan harian disusun secara terstruktur sejak pagi hingga siang hari, diawali dengan shalat dhuha, tadarus Al-Qur’an, dan dua sesi pembelajaran materi.
“Kegiatan peserta sistem mondok tidak jauh beda, tetapi ada beberapa tambahan kegiatan. Peserta bangun dini hari untuk shalat tahajud, lalu sahur bersama, shalat berjamaah, penguatan materi, kajian sore, kultum, hingga tarawih berjamaah,” ucap Tgk. Safwatun.
Menurut tuturannya, terdapat empat program unggulan yang ditawarkan, yakni tahsin Al-Qur’an, tahfidz Al-Qur’an, pembelajaran bahasa Arab, dan kajian kitab kuning yang dipadukan dengan pembinaan akhlak.
“Setiap peserta dibebaskan memilih dua program sesuai minat dan kemampuan masing-masing,” katanya.
Program Daurah Ramadhan, tambahnya, berlangsung selama 17 hari penuh. Program berlangsung sejak 1 hingga 17 Ramadhan. Menurut Tgk. Safwatun, antusiasme peserta sangat tinggi karena mereka bergabung atas kesadaran pribadi.
“Alhamdulillah, mereka sangat bersemangat dan excited karena daurah ini memang ditujukan bagi santri yang benar-benar ingin belajar. Jadi, mereka datang berdasarkan keinginan sendiri,” ungkapnya.
Meski demikian, lanjutnya, pelaksanaan program perdana ini tetap menemui tantangan, terutama pada perbedaan daya serap materi antarpeserta. Namun, panitia mengantisipasinya dengan memberikan pendampingan intensif dan tambahan waktu belajar bagi yang membutuhkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin peserta menyadari pentingnya menuntut ilmu dan memaksimalkan waktu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Barakallahu fiikum,” pungkasnya.

















