Banda Aceh | TubinNews.com — Masjid Oman Al-Makmur Banda Aceh tidak hanya menjalankan fungsi ibadah, tetapi juga menguatkan peran sosial dan ekonomi umat melalui kerja sama dengan Rumah Pangan Aceh dalam penyaluran hasil pertanian petani terdampak bencana di Bener Meriah dan Aceh Tengah (Takengon) pada Minggu pagi di halaman Mesjid Oman Al Makmur (11/1/2026).
Pengurus BKM Masjid Oman, Mardani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya masjid mengambil peran aktif dalam membantu perputaran ekonomi masyarakat, khususnya petani yang kesulitan menyalurkan hasil panen akibat terputusnya akses distribusi.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga memiliki peran sosial dan ekonomi. Program ini kita jalankan sebagai bentuk kepedulian terhadap petani yang terdampak musibah,” kata Mardani.
Komoditas yang disalurkan dalam program ini difokuskan pada sayur-mayur dan cabai yang bersifat cepat rusak jika tidak segera dipasarkan. Oleh karena itu, Masjid Oman bersama Rumah Pangan Aceh langsung menjemput hasil pertanian petani ke lokasi.
“Kita yang ambil langsung ke sana, bukan petani yang membawa ke sini. Saat membawa donasi ke lokasi bencana, mobil kita isi dengan hasil kebun petani saat kembali,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, penyaluran sayur dilakukan melalui dua skema, yakni pembagian gratis kepada jemaah dari donasi yang terkumpul serta penjualan langsung dengan harga pasar Banda Aceh. Menurut Mardani, tidak ada keuntungan yang diambil dari kegiatan tersebut.
“Harganya kita samakan dengan harga pasar di Banda Aceh. Tujuan kita murni membantu, bukan mencari untung,” katanya.
Program ini telah memasuki tahap kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada 28 Desember 2025. Keberlanjutan program dilakukan karena dampak bencana masih dirasakan petani serta tingginya antusiasme dan kepedulian jemaah.
Melalui kegiatan ini, panitia kegiatan berharap dapat membantu menjaga keberlanjutan ekonomi petani sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.









