Aceh Tamiang | TubinNews.com — Dalam rangka mempercepat pemulihan pascabencana banjir, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II Polda Aceh melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan ruang belajar dan mushala SMP Negeri 5 Kejuruan Muda, yang berada di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri. Lumpur dan sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah dibersihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam.
“Lumpur serta sisa material banjir yang mengendap di lingkungan sekolah dibersihkan agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali normal,” ujar Joko Krisdiyanto.
Ia menjelaskan, kegiatan pembersihan tersebut dipimpin oleh AKP Rahmad Rasyid di wilayah hukum Polsek Tamiang Hulu dan Ipda Syamsul Rijal di wilayah hukum Polsek Simpang Kiri. Sebanyak 24 personel Ditpolairud Polda Aceh dikerahkan untuk mendukung kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud Polda Aceh turut bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Aceh Tamiang yang membantu melakukan penyemprotan air guna membersihkan lumpur yang menempel di lantai ruang kelas dan mushala.
“Sinergi lintas instansi ini sangat membantu dan mempercepat proses pembersihan serta pemulihan fasilitas sekolah,” kata Kabid Humas.
Dengan menggunakan peralatan sederhana, personel Polri bersama instansi terkait bahu-membahu membersihkan lumpur, sampah, serta material kayu yang terbawa arus banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat serta komitmen Polri dalam mendukung keberlangsungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Aceh berharap proses pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memberikan rasa aman dan semangat baru bagi para siswa dan tenaga pendidik untuk kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar secara normal.
















