Aceh | TubinNews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh terus bertambah. Hingga Sabtu (27/12/2025) pukul 17.00 WIB, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 511 jiwa.
Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan data sebelumnya pada Jumat (26/12/2025) yang mencatat 504 korban jiwa. Dengan demikian, terdapat penambahan 7 korban meninggal dunia dalam satu hari terakhir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh dari laporan terbaru yang masuk dari daerah terdampak.
“Per hari ini, ada 7 korban jiwa penambahan di Aceh sehingga total korban meninggal menjadi 511 jiwa,” ujarnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia.
BNPB mencatat, korban jiwa tersebar di 14 kabupaten/kota di Aceh. Daerah dengan jumlah korban meninggal terbanyak adalah Aceh Utara dengan 212 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 88 jiwa dan Aceh Timur sebanyak 57 jiwa.
Sementara itu, daerah lain juga mencatat korban meninggal dunia, antara lain Bireuen 39 jiwa, Bener Meriah 30 jiwa, Pidie Jaya 29 jiwa, Aceh Tengah 24 jiwa, Aceh Tenggara 13 jiwa, Gayo Lues, Langsa, dan Lhokseumawe masing-masing 5 jiwa, Subulussalam 2 jiwa, serta Nagan Raya dan Pidie masing-masing 1 jiwa.
Abdul Muhari menegaskan bahwa proses pendataan masih terus berlangsung seiring dengan upaya evakuasi dan penyaluran bantuan di lapangan.
“Data terus kami perbarui berdasarkan laporan posko kabupaten/kota dan petugas di lapangan. Hingga saat ini, proses evakuasi dan penyaluran bantuan masih berjalan,” pungkasnya.
















