Medan | Tubinnews.com // Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari akun media sosial @p.vania_t, atau Vania Tampubolon memberanikan diri menceritakan pengalaman pahitnya setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kekasihnya sendiri, berinisial Jefri diduga anggota oknum brimob.
Melalui unggahan videonya, Vania mengaku baru bisa berbicara ke publik karena sebelumnya masih diliputi trauma berat atas peristiwa yang dialaminya.
“Aku akhirnya memberanikan diri bicarakan ini ke media sosial, sebelumnya aku masih tertutup karena rasa trauma yang berat,” tulis Vania dalam pengakuannya pada Kamis 6 November 2025.
Menurut kronologi yang disampaikannya, peristiwa bermula ketika Jefri menuduhnya berselingkuh, tanpa bukti jelas.
Tidak terima dengan tuduhan itu, Vania berinisiatif menemui Jefri di tempat tongkrongannya, CnB Dr. Mansyur, Medan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025, untuk meluruskan persoalan. Namun, niat baik itu justru berujung kekerasan fisik.
“Saat aku datang, dia malah marah dan menolak bicara. Setelah sempat beradu argumen, dia langsung memukul dan menendang aku di parkiran, disaksikan tukang parkir dan pengunjung kafe,” ungkapnya.
Tidak berhenti di situ, Jefri disebut mengajak pindah lokasi ke rumah Vania. Dalam perjalanan menuju rumah, kekerasan kembali terjadi.
“Di mobil aku dipukul dan rambutku dijambak dari belakang,” tambahnya.
Sesampainya di rumah, Jefri justru semakin brutal. Ia kembali melakukan kekerasan dan bahkan memutarbalikkan fakta kepada tetangga, seolah-olah dirinya yang disekap.
“Padahal aku yang dianiaya di rumahku sendiri,” tutur Vania dengan nada sedih.
Beruntung, Vania mendapat pertolongan dari kerabat yang kemudian membawanya ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis.
“Iya benar dan semua ini sudah diurus dan dibantu oleh abang saya mohon bantu doanya yang terbaik ya,” Tulisnya di komentar.
Kini, kisah penganiayaan tersebut tengah menjadi perbincangan warganet. Banyak yang mendesak agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan KDRT dan penganiayaan yang dialami korban.
Akun Divisi Humas Polri Turut komentar menunjukkan dukungan moral untuk Vania agar segera mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum.
“Halo Sobat Polri humaskorpsbrimob akan menindak lanjuti dan berkordinasi terkait apa yang sobat polri alami.(Red)

















